Quiz Child Health And Development - Gastroenterology, Hematology And Cardiology

25 Questions | Total Attempts: 70

SettingsSettingsSettings
Please wait...
Quiz Child Health And Development - Gastroenterology, Hematology And Cardiology

"Childhood means simplicity. Look at the world with the child's eye - it is very beautiful" - Kailash S.


Questions and Answers
  • 1. 
    Marker serologi berikut yang menunjukkan status proteksi atau fase resolusi infeksi hepatitis adalah …
    • A. 

      Anti-HbC

    • B. 

      Anti-HVC

    • C. 

      Anti-Hbs

    • D. 

      HVD Ag

  • 2. 
    Infeksi hepatitis yang bersifat akut, self-limiting disease­, dan tidak beresiko timbul infeksi kronis adalah ..
    • A. 

      Hep D

    • B. 

      Hep C

    • C. 

      Hep B

    • D. 

      Hep A

  • 3. 
    Konstipasi merupakan gangguan pencernaan yang banyak dialami anak-anak. Meskipun umumnya konstipasi bersifat fungsional, apabila terdapat tanda-tanda tertentu, perlu ditelusuri lebih lanjut adanya gangguan organic. Apabila mekonium bayi keluar > 48 jam dan pada pemeriksaan rectum didapatkan feses menyemprot, maka kemungkinan pertama yang dipikirkan adalah:
    • A. 

      Morbus Hischprung

    • B. 

      Malformasi Anorektal

    • C. 

      Abnomalitas vertebrae

    • D. 

      Makanan tidak mengandung serat

  • 4. 
    Muntah berada dibawah kendali sistem saraf pusat dan 2 daerah di medulla oblongata, yaitu nukleus soliter dan formasi retikuler lateral yang dikenal sebagai pusat muntah. Muntah terbagi menjadi 3 fase yaitu:
    • A. 

      Retching -  Nausea – Vomiting

    • B. 

      Nausea – Vomiting – Retching

    • C. 

      Dry Heaving – Retching – Vomiting

    • D. 

      Nausea – Retching – Vomiting

  • 5. 
    Muntah pada anak merupakan gangguan pencernaan yang seringkali menimbulkan kekhawatiran pada orang tua. Penanganan muntah tidak hanya menjadi tanggung jawab dokter tetapi juga perlu dukungan dari orang tua. Edukasi yang dapat diberikan kepada orang tua untuk mengatasi dan mencegah muntah adalah, kecuali …
    • A. 

      Mengistirahatkan anak pada tempat tidur

    • B. 

      Memberikan minuman manis dan tidak terlalu asam seperti jus atau madu

    • C. 

      Makanan padat tidak diberikan 4-6 jam setelah muntah

    • D. 

      Tidak ada pantangan aktivitas fisik setelah makan

  • 6. 
    Bayi perempuan usia 3 minggu yang nampak kekuningan, maka kemungkinan diagnosis pertama yang harus dipikirkan adalah …
    • A. 

      Kolestasis

    • B. 

      Physiologic Jaundice

    • C. 

      Sindrom Crigler-Najjar

    • D. 

      Defisiensi G6PD

  • 7. 
    Sakit perut berulang umum dijumpai pada populasi pasien anak. Umumnya penyebab sakit perut berulang adalah faktor psiko-patologi. Berikut adalah kemungkinan penyebab non-organik pada sakit perut berulang, kecuali …
    • A. 

      IBS

    • B. 

      Dispepsia fungsional

    • C. 

      Migrain Abdominal

    • D. 

      Ulkus peptikum

  • 8. 
    Anak laki-laki usia 2 tahun datang diantar ibunya dengan keluhan BAB berdarah. 2 hari sebelumnya pasien mengalami demam 40oC, muntah, BAB cair 5 kali sehari dan sakit perut. Saat itu ibu pasien berpikir anaknya mengalami gastroenteritis sama seperti neneknya di rumah atau teman-temannya di tempat penitipan anak. Pemeriksaan fisik didapatkan anak tampak mengantuk, nadi teraba kuat, napas normal, dan CRT < 2 detik. Kemungkinan diagnosis pasien adalah …
    • A. 

      Enteritis infeksi Salmonella atau Shigella

    • B. 

      Henoch-Schonlein Purpura

    • C. 

      Divertikulitis Meckel

    • D. 

      Ulkus peptikum

  • 9. 
    Anak laki-laki usia 2 tahun datang dengan muntah warna hijau dan BAB berdarah. Hari sebelumnya pasien mengalami muntah, nyeri perut intermiten dan BAB kecil. Pemeriksaan fisik menunjukkan pasien kesadaran letargis, takikardia dan febris. Pemeriksaan abdomen teraba massa tubular pada regio kanan atas. Apa langkah selanjutnya untuk penanganan pasien ?
    • A. 

      CT abdomen

    • B. 

      Enema kontras

    • C. 

      Kultur feses

    • D. 

      Antibiotik untuk Shigella

  • 10. 
    Hiperbilirubinemia pada Sindrom Crigler-Najjar Tipe 1 disebabkan oleh …
    • A. 

      Peningkatan produksi bilirubin

    • B. 

      Gangguan konjugasi bilirubin

    • C. 

      Defisiesi UGT1A1

    • D. 

      Defisiensi IGPF1

  • 11. 
    Anemia defisiensi besi (ADB) terjadi karena penurunan kadar besi total tubuh, dan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Pernyataan berikut yang benar terkait patogenesis anemia defisiensi besi adalah ..
    • A. 

      ADB terjadi karena penurunan kadar besi dalam tubuh tanpa adanya manifestasi klinis. Manifestasi klinis timbul karena efek samping kekurangan besi

    • B. 

      Terdapat 2 stadium sebelum timbulnya ADB yaitu deplesi besi dan defisiensi besi

    • C. 

      ADB menimbulkan komplikasi berat pada anak < 5 tahun dan tidak menimbulkan komplikasi pada remaja

    • D. 

      Anemia defisiensi besi dapat dicegah dengan pemberian ASI eksklusif pada anak usia < 6 bulan

  • 12. 
    Transfusi darah untuk tatalaksana anemia pada anak tanpa penyakit jantung atau paru dan tidak dalam persiapan perawatan dimulai pada ..
    • A. 

      Hb > 8 g/dL

    • B. 

      Hb < 8 g/dL

    • C. 

      Hb <6 g/dL

    • D. 

      Pada saat persediaan darah sudah tersedia

  • 13. 
    Hasil pemeriksaan fisik yang khas mengarahkan diagnosis pada thalassemia adalah
    • A. 

      Facies Leonine

    • B. 

      Facies Cooley

    • C. 

      Facies Gargoyle

    • D. 

      Facies Elfin

  • 14. 
    Thalasemia merupakan kelainan darah yang dapat diketahui sedini mungkin dan dapat dicegah. Edukasi dan pencegahan yang dapat diberikan pada pasien atau keluarga adalah, kecuali …
    • A. 

      Edukasi terkait perjalanan penyakit dan kemungkinan rencana tatalaksana dapat dilakukan di layanan kesehatan primer sebelum dirujuk

    • B. 

      Skrining pasangan usia subur dan keluarga dapat dilakukan untuk menilai kemungkinan thalassemia

    • C. 

      Pemeriksaan sedini mungkin pada anak dapat dilakukan dimulai sejak seorang anak lahir

    • D. 

      Edukasi pasien untuk membaca materi dari berbagai sumber lain seperti internet, seminar dan televisi

  • 15. 
    Pernyataan berikut yang benar mengenai leukemia limfoblastik akut (ALL) adalah
    • A. 

      ALL lebih banyak terjadi pada anak perempuan usia 3-4 tahun

    • B. 

      Pemeriksaan darah lengkap pada pasien ALL menunjukkan adanya anemia, leukositosis dan trombosit normal

    • C. 

      Pemberian kotrimoksazol pada pasien yang menjalani kemoterapi sistemik

    • D. 

      Kondisi hiperleukositosis ditegakkan apabila hitung jumlah leukosit pasien > 30.000

  • 16. 
    Hemofilia merupakan penyakit yang bersifat herediter dan diturunkan secara X-linked recessive. Gen yang mengkode hemofilia terletak pada ujung lengan panjang kromosom X. Gangguan pembekuan darah yang terjadi hemofilia adalah …
    • A. 

      Defisiensi Faktor II atau III

    • B. 

      Defisiensi Faktor VIII atau IX

    • C. 

      Defisiensi Faktor Hageman dan Faktor Stuart-Prower

    • D. 

      Abnormalitas pembentukan trombosit

  • 17. 
    Bayi laki-laki usia 2 hari datang dengan pendarahan dari hidung dan saluran cerna. Pasien lahir di dukun yang dipanggil ke rumah dan proses kelahiran tanpa penyulit. Skor APGAR 9 pada satu menit dan 9  pada 5 menit. Pasien menyusu dengan normal dan belum pernah kontrol kesehatan. Apa kemungkinan defisiensi nutrisi yang dialami pasien ?
    • A. 

      Vit A

    • B. 

      Vit B1

    • C. 

      Vit D

    • D. 

      Vit K

  • 18. 
    Anak laki-laki usia 10 bulan datang untuk pemeriksaan rutin. Pasien jarang melakukan check-up kesehatan selama 6 bulan awal. Selama 6 bulan pasien mendapat ASI eksklusif, lalu setelah usia 6 bulan diganti dengan susu formula sepenuhnya dan makanan keluarga yang dihaluskan. Pemeriksaan skrining laboratorium pada usia 9 bulan menunjukkan Hb 8 mg/dL dan Ht 25%. Pemeriksaan lanjutan dari CBC didapatkan Hb 7,8 mg/dL, Ht 25%, MCV 62%, MCH 20 dan jumlah trombosit 750.000/mm3. Apa langkah selanjutnya yang perlu dilakukan untuk pasien ?
    • A. 

      Pemeriksaan elektroforesis Hb

    • B. 

      Pemeriksaan aspirasi sumsum tulang

    • C. 

      Inisiasi supplementasi zat besi

    • D. 

      Rujuk ke dokter anak

  • 19. 
    Anak laki-laki usia 3 tahun datang bersama ibunya dengan pendarahan gusi sejak 1 minggu. Pasien mengalami sindrom Down. Ibu pasien mengatakan sejak 1 minggu terakhir pasien tampak lebih lesu. Pemeriksaan fisik menunjukkan suhu 37,8oC, tampak pucat, terdapat splenomegali, pendarahan gusi dan lebam pada ekstremitas bawah. Apa kemungkinan diagnosis pasien ?
    • A. 

      Child Abuse

    • B. 

      Anemia aplastik

    • C. 

      Leukemia

    • D. 

      Purpura trombositopenik idiopatik

  • 20. 
    Anak laki-laki usia 2 tahun datang dengan lebam dan petekia generalisata yang lebih terlihat pada ekstremitas bawah. 2 minggu sebelumnya pasien mengalami infeksi virus. Tidak ditemukan hepatosplenomegali atau pembesaran kelenjar getah bening. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan Hb, Ht dan hitung jenis leukosit normal. Trombosit 15.000/mm3. Apa kemungkinan diagnosis yang mungkin pada pasien ?
    • A. 

      Leukemia Limfoblastik Akut (ALL)

    • B. 

      Purpura trombositopenik idiopatik (ITP)

    • C. 

      Penyakit von Willebrand

    • D. 

      Anemia Aplastik

  • 21. 
    Defek septum atrium merupakan salah satu penyakit jantung bawaan yang umum ditemukan pada anak-anak. Terdapat sejumlah tipe DSA yaitu, kecuali …
    • A. 

      Defek primum

    • B. 

      Defek sekundum

    • C. 

      Defek foramen ovale

    • D. 

      Defek tipe sinus koronarius

  • 22. 
    Gagal jantung pada bayi dan anak adalah suatu sindrom klinis akibat ketidakmampuan miokardium memompa darah ke seluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan metabolisme. Klasifikasi gagal jantung pada anak berdasarkan Modified Ross Criteria adalah, kecuali …
    • A. 

      Kelas 1 -  tidak bergejala

    • B. 

      Kelas 2 – diaphoresis ketika makan pada balita

    • C. 

      Kelas 3 – gagal tumbuh

    • D. 

      Kelas 4 – penurunan kesadaran

  • 23. 
    Duktus arteriosus paten (PDA) terjadi sekitar 5-10% dari seluruh kasus penyakit jantung bawaan. Penyataan berikut yang benar terkait PDA adalah ….
    • A. 

      PDA terjadi akibat duktus yang menghubungkan aorta asenden dan arteri pumonalis kanan masih terbuka setelah bayi lahir

    • B. 

      Pada bayi aterm, duktus arteriosus secara fungsional menutup 2 hari setelah bayi lahir

    • C. 

      Kejadian PDA meningkat seiring berkurangnya masa gestasi (prematur > aterm)

    • D. 

      Duktus arteriosus sangan responsif terhadap pemberian prednisolon

  • 24. 
    Tetralogi of Fallot (ToF) merupakan penyakit jantung bawaan sianotik yang paling banyak terjadi. Terdapat 4 kelainan yang terjadi pada ToF, kecuali
    • A. 

      Defek septum atrium

    • B. 

      Stenosis pulmonal

    • C. 

      Overriding aorta

    • D. 

      Hipertrofi ventrikel kanan

  • 25. 
    Bayi laki-laki prematur usia 29 minggu, BB 1000 g masuk dalam NICU untuk mendapatkan perawatan rutin. Hari kelima setelah lahir, pasien mengalami peningkatan laju napas, retraksi subkostal dan peningkatan tekanan darah. Tidak ditemukan sianosis maupun peningkatan kebutuhan oksigen. Murmur kontinyu ditemukan pada garis sternal kiri. Foto toraks menunjukkan kongesti pulmonar. Langkah manajemen apa yang tepat diberikan pada pasien ?
    • A. 

      Albuterol

    • B. 

      Indometasin

    • C. 

      Furosemid

    • D. 

      Digoxin

Back to Top Back to top