Tes Kognitif Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2019

70 Questions | Total Attempts: 163

SettingsSettingsSettings
Please wait...
Tes Kognitif Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2019

Bapak/Ibu Yth Peserta Pemilihan Pustakawan Berprestasi Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2019. Tes ini dilakukan dalam rangka memenuhi unsur penilaian dari seluruh rangkaian tes yang harus ditempuh peserta. Tes kali ini dilakukan secara online guna menguji juga ketrampilan menggunakan IT di perpustakaan selain kompetensi perpustakaan yang harus dimiliki oleh seorang pustakawan. Ketika selesai menjawab 1 pertanyaan silahkan diklik next pertanyaan selanjutnya. Dan terakhir submit jawaban anda. Di akhir tes anda akan mendapatkan score yang diperoleh. Peserta hanya diperbolehkan mengambil 1 kali kesempatan mengikuti tes dan tidak bisa mengulang bila sudah keluar score akhir. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya. Panitia Pemilihan Pus


Questions and Answers
  • 1. 
    Selain co-working space, di dalam perpustakaan terlebih dahulu dikenal adanya information commons dan learning commons. Pada dasarnya learning commons dan information commons adalah...
    • A. 

      Sama saja

    • B. 

      Learning commons lebih fokus pada tempat belajar bersama

    • C. 

      Information lebih fokus pada tempat belajar bersama

    • D. 

      Learning commons adalah ruang referensi

  • 2. 
    Pada dasarnya ebooks dapat dibeli atau dilanggan oleh perpustakaan. Istilah yang tepat untuk pembelian ebooks adalah...
    • A. 

      Buying

    • B. 

      Collection development

    • C. 

      Purchase

    • D. 

      Perpetual

  • 3. 
    Perangkat lunak reference manager ada yang berbayar dan ada yang gratis karena Open Source. Reference manager berikut yang berbayar adalah:
    • A. 

      WizFolio

    • B. 

      Mendeley

    • C. 

      Zotero

    • D. 

      BibDesk

  • 4. 
    Makerspace kadang juga disebut sebagai MakerLab. Makerspace pada dasarnya adalah:
    • A. 

      Tempat  di dalam perpustakaan yang dapat digunakan untuk membuat sesuatu

    • B. 

      Tempat di dalam perpustakan yang dapat digunakan untuk membuat berbagai produk dengan peralatan yang disediakan oleh perpustakaan

    • C. 

      Tempat untuk membuat karya tulis khusus pustakawan

    • D. 

      Tempat di dalam perpustakaan yang disewakan

  • 5. 
    Beda antara perpustakaan digital dan perpustakaan bookless adalah:
    • A. 

      Perpustakaan digital dan perpustakaan bookless tidak membutuhkan gedung

    • B. 

      Perpustakaan digital dan perpustakaan bookless memiliki gedung

    • C. 

      Perpustakaan digital memerlukan gedung, perpustakaan bookless tidak memerlukan gedung

    • D. 

      Perpustakaan bookless memiliki koleksi digital dan diakses secara fisik, perpustakaan digital memiliki koleksi digital tetapi akses secara virtual

  • 6. 
    Fake news atau berita tidak benar bisa beragam bentuk, terutama satire, hoax, dan fringe opinion. Hoax adalah disinformasi yang dilakukan demi uang, canda, atau untuk membully orang, sedangkan Satire adalah
    • A. 

      Informasi yang menjadikan seseorang sebagai bahan olok-olokan

    • B. 

      Informasi yang menjadikan seseorang lebih tahu kekurangan orang

    • C. 

      Informasi yang menjadikan seseorang menjadi terkenal

    • D. 

      Informasi yang tidak diketahui kebenarannya

  • 7. 
    Ada beberapa model Open Access, misalnya Gold, Green, delayed or embargo, short-term. Yang disebut dengan short-term berarti:
    • A. 

      Hanya bisa diakses dalam waktu singkat

    • B. 

      Bisa diakses secara gratis dulu selama beberapa waktu, dan dilanjutkan tidak gratis

    • C. 

      Bisa diakses asal waktunya tidak lama

    • D. 

      Bisa diakses dengan membayar dan setelah itu gratis

  • 8. 
    UX atau User Experience merupakan hal penting untuk diterapkan dalam sebuah layanan perpustakaan. faktor-faktor yang mempengaruhi UX antara lain:
    • A. 

      Findable, usable, accessible, credible

    • B. 

      Interesting, visible, easy to use

    • C. 

      Easy, visible, abundant, satisfying

    • D. 

      Handy, efficient, effective, informative

  • 9. 
    Mempelajari perpustakaan dengan belajar di program studi BUKAN perpustakaan disebut dengan:
    • A. 

      Interdisiplin

    • B. 

      Multi disiplin

    • C. 

      Lintas disiplin

    • D. 

      Trans disiplin

  • 10. 
    Di dalam ilmu perpustakaan, kita mengenal istilah RDA. RDA singkatan dari
    • A. 

      Resource Definition and Access

    • B. 

      Resource Description and Access

    • C. 

      Report, Design, and Analysis

    • D. 

      Retrieval, Document, and Ass

  • 11. 
    Upaya membangun layanan yang berkualitas di lingkungan perpustakaan perlu didukung dengan ketersediaan tenaga perpustakaan:
    • A. 

      Yang kompeten, memiliki kualifikasi akademik yang dipersyaratkan, dan juga memiliki kompetensi profesional dan personal yang diakui secara formal

    • B. 

      Yang berjumlah banyak agar dapat memberikan layanan yang baik terhadap pemustaka

    • C. 

      Yang memiliki kualifikasi akademik tinggi. Sekurang-kurangnya tenaga perpustakaan/pustakawan tersebut berijazah Sarjana

    • D. 

      Yang memiliki tingkat kesabaran yang tinggi karena yang dihadapi oleh pustakawan adalah pemustaka yang sangat beragam perilakunya

  • 12. 
    LSP merupakan singkatan dari Lembaga Sertifikasi Profesi yang bertugas:
    • A. 

      Menguji kompetensi pustakawan dan memberikan pengakuan terhadap profesi pustakawan dengan bukti sertifikat profesi

    • B. 

      Mengakreditasi lembaga perpustakaan dan memberi pengakuan terhadap kinerja perpustakaan yaitu dengan memberikan nilai akreditasi.

    • C. 

      Melakukan audit terhadap perpustakaan dan memberikan pengakuan dalam bentuk opini, misalnya wajar tanpa pengecualian

    • D. 

      Melakukan sertifikasi terhadap perpustakaan dan memberikan pengakuan dalam bentuk sertifikat manajemen.

  • 13. 
    Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, profesionalisme tenaga perpustakaan dipengaruhi oleh, kecuali
    • A. 

      Keragaman jenis perpustakaan

    • B. 

      Kekhususan tugas masing-masing perpustakaan

    • C. 

      Minat  dan keahlian  pada jenis perpustakaan maupun bidang tugas perpustakaan

    • D. 

      Apreasiasi dan kompensasi

  • 14. 
    Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang perpustakaan merupakan
    • A. 

      Aturan wajib bagi pustakawan dalam memasuki dunia kerja di bidang perpustakaan.

    • B. 

      Aturan tambahan yang perlu diperhatikan ketika melaksanakan tugas pokok dan fungsi perpustakaan

    • C. 

      Acuan baku yang digunakan untuk menilai kompetensi tenaga perpustakaan

    • D. 

      Aturan peralihan sampai peraturan yang definitif benar-benar dikeluarkan

  • 15. 
    Bagi tenaga perpustakaan, keberadaan SKKNI menjadi sangat penting dalam pengembangan kompetensi kepustakawanan
    • A. 

      Masing-masing perpustakaan dapat menyusun standar kompetensinya untuk dilaksanakan sesuai dengan kemampuan pustakawan

    • B. 

      Standar tersebut harus disusun dan dikembangkan dengan baik menurut kaidah baku pengembangan standar

    • C. 

      Perpustakaan harus memiliki aturan tersebut sehingga semua pustakawan dapat mengetahui adanya SKKNI tersebut

    • D. 

      Perpustakaan harus menguji semua pustakawannya mengikuti SKKNI supaya pustakawannya dapat

  • 16. 
    Kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan atau melaksanakan pekerjaan yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja disebut...
    • A. 

      Kompetensi

    • B. 

      Komposisi

    • C. 

      Audiensi

    • D. 

      Kompensasi

  • 17. 
    Kemampuan seseorang yang dapat terobservasi mencakup atas pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja dalam menyelesaikan dalam suatu pekerjaan dan telah disepakati disebut:
    • A. 

      Standardisasi

    • B. 

      Aturan kesepakatan

    • C. 

      Standar

    • D. 

      Norma

  • 18. 
    Rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Rumusan tersebut disebut:
    • A. 

      Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

    • B. 

      Kesepakatan kerja antara pegawai dengan manajemen

    • C. 

      Aturan kerja yang wajib diikuti agar sebuah lembaga dapat berjalan dengan baik

    • D. 

      Peraturan pemerintah yang dikeluarkan untuk mengatur hak dan kewajiban pustakawan

  • 19. 
    SKKNI memberikan informasi kepada seseorang kompetensi yang diperlukan untuk mengerjakan  suatu kegiatan. SKKNI dipelajari dan digunakan oleh seseorang untuk mengembangkan atau mempersiapkan kompetensi yang diperlukan untuk mengerjakan suatu kegiatan, dan atau untuk mengikuti uji kompetensi atau asesmen. Dalam pernyataan ini maka SKKNI bermanfaat bagi:
    • A. 

      Lembaga (Perpustakaan)

    • B. 

      Perseorangan (pustakawan)

    • C. 

      Pemerintah

    • D. 

      Perpustakaan Nasional

  • 20. 
    Lembaga atau institusi, dalam hal ini Lembaga Penyelenggara Pendidikan Ilmu Perpustakaan, yang menggunakan SKKNI sebagai:
    • A. 

      Materi belajar mengajar dalam mata kuliah yang diberikan kepada mahasiswa.

    • B. 

      Acuan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan sebuah program studi perpustakaan di universitas penyelenggara.

    • C. 

      Panduan dalam mencari kerja sesudah mahasiswa tersebut lulus dari sebuah universitas penyelenggara pendidikan perpustakaan.

    • D. 

      Digunakan sebagai rujukan dalam penyusunan kurikulum, terutama kurikulum berbasis KKNI

  • 21. 
    Ikatan Pustakawan  Indonesia lahir pada tahun
    • A. 

      20 Oktober 1952

    • B. 

      17 Mei 1980

    • C. 

      7 Juli 1973

    • D. 

      1 Februari 1988

  • 22. 
    Organisasi Regional Pustakawan adalah
    • A. 

      ALA

    • B. 

      CONSAL

    • C. 

      IFLA

    • D. 

      ASEAN

  • 23. 
    Semua tokoh pustakawan Indonesia di bawah ini pernah menjadi Ketua Umum Ikatan Pustakawan Indonesia, kecuali
    • A. 

      Soekarman Kertosedono

    • B. 

      Henandono

    • C. 

      J.B. Tairas

    • D. 

      Mastini Hardjoprakoso

  • 24. 
    Berikut ini bagian dari Kode Etik Pustakawan Indonesia, kecuali
    • A. 

      Menghargai Hak Privasi Pemustaka

    • B. 

      Menghargai Hak Cipta Intelektual

    • C. 

      Menghargai teman sejawat

    • D. 

      Menghargai pedapat pemustaka

  • 25. 
    IFLA  adalah organisasi pustakawan dan perpustakaan internasional yang kepanjangannya:
    • A. 

      International Federation of Library Associations and Institutions

    • B. 

      International Federation of Library Associatios

    • C. 

      International Federation of Librarian  Associations and Institutios

    • D. 

      International federation of Librarian  Associations

Back to Top Back to top