Soal Tematik Kelas 3 Sd Tema 2 Subtema 1 Manfaat Tumbuhan Bagi Kehidupan Manusia - Www.bimbelbrilian.com

25 Questions

Settings
Please wait...
Soal Tematik Kelas 3 Sd Tema 2 Subtema 1 Manfaat Tumbuhan Bagi Kehidupan Manusia - Www.bimbelbrilian.com

.


Questions and Answers
  • 1. 
    Tumbuhan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, contohnya adalah tumbuhan jahe dan kunyit yang banyak dimanfaatkan manusia untuk bahan ....
    • A. 

      Pakaian

    • B. 

      Obat-obatan

    • C. 

      Bangunan

    • D. 

      Pewarna alami

  • 2. 
     Tumbuhan di bawah ini yang dimanfaatkan manusia karena menghasilkan bahan makanan adalah ....
    • A. 

      Rotan

    • B. 

      Jati

    • C. 

      Cemara

    • D. 

      Padi

  • 3. 
    Tumbuhan bermanfaat untuk sistem pernafasan manusia, karena tumbuhan mampu menghasilkan ....
    • A. 

      Buah-buahan

    • B. 

      Nitrogen

    • C. 

      Oksigen

    • D. 

      Karbondioksida

  • 4. 
    Pak Rahmat menebang pohon jati untuk dijadikan tiang di rumahnya Hal ini menunjukkan bahwa tumbuhan dapat dimanfaatkan sebagai ....
    • A. 

      Bahan hiasan

    • B. 

      Latihan menebang

    • C. 

      Bahan bangunan

    • D. 

      Tempat berteduh

  • 5. 
    Mahoni, randu dan bambu adalah contoh tumbuhan yang banyak dimanfaatkan ....
    • A. 

      Batangnya

    • B. 

      Buahnya

    • C. 

      Daunnya

    • D. 

      Akarnya

  • 6. 
    Tuhan telah menganugerahkan berbagai macam tumbuhan di dunia ini. Sebagai manusia maka salah satu wujud syukur atas anugerah tersebut adalah ....
    • A. 

      Tidak mau makan dari tumbuhan

    • B. 

      Melarang budidaya tumbuhan

    • C. 

      Melestarikan tumbuhan dengan baik

    • D. 

      Menebang hutan secara liar

  • 7. 
    Contoh sikap orang yang suka bersyukur adalah ....
    • A. 

      Sombong

    • B. 

      Rendah hati

    • C. 

      Keras kepala

    • D. 

      Egois

  • 8. 
    Sandi mengucapkan terima kasih kepada Budi karena menolongnya. Budi pun senang mendengarnya. Ucapan terima kasih memang sebaiknya diucapkan sebagai bentuk ....
    • A. 

      Menghargai jasa seseorang

    • B. 

      Rasa kasih sayang

    • C. 

      Pura-pura baik  hati

    • D. 

      Rasa takut tidak ditolong lagi

  • 9. 
    Berterima kasih juga bisa diberikan kepada hewan dan tumbuhan. Berterima kasih kepada tumbuhan bisa dilakukan dengan ....
    • A. 

      Memetik daunnya saat tumbuh

    • B. 

      Memberinya pupuk dan air

    • C. 

      Menebangnya agar tidak jadi tumbuh

    • D. 

      Memberinya pakaian yang bagus

  • 10. 
    Sintia tidak sengaja memecahkan pot bunga mawar milik Anisa. Hal yang sebaiknya Sintia lakukan adalah ....
    • A. 

      Meminta maaf

    • B. 

      Berterima kasih

    • C. 

      Pamit pulang

    • D. 

      Meminta izin

  • 11. 
    Setiap teman bisa melakukan kesalahan, maka kita harus mempunyai sifat ....
    • A. 

      Pendendam

    • B. 

      Pemaaf

    • C. 

      Pendengki

    • D. 

      Pelupa

  • 12. 
    340 + 520 = 860 Bentuk penjumlahan dengan pertukaran yang tepat dari operasi hitung di atas adalah ....
    • A. 

      340 + 860 = 520

    • B. 

      860 – 520 = 340

    • C. 

      860 + 520 = 340

    • D. 

      520 + 340 = 860

  • 13. 
     225 + 640 = 865 Bentuk penjumlahan dengan pertukaran yang tepat dari operasi hitung di atas adalah ....
    • A. 

      225 + 865 = 640

    • B. 

      640 + 225 = 865

    • C. 

      640 + 865 = 225

    • D. 

      865 – 225 = 640

  • 14. 
    Bentuk penjumlahan dengan pertukaran di bawah ini yang tepat adalah ....
    • A. 

      340 + 435 = 775 sama juga dengan 775 + 435 = 340

    • B. 

      410 + 282 = 692 sama juga dengan 282 + 692 = 410

    • C. 

      381 + 410 = 791 sama juga dengan 410 + 281 = 791

    • D. 

      520 + 267 = 787 sama juga dengan 787 + 520 = 267

  • 15. 
    Rani mengumpulkan 250 daun kering dan Dika mengumpulkan 460 daun kering. Jumlah seluruh daun kering yang dikumpulkan Rani dan Dika adalah ....
    • A. 

      710

    • B. 

      750

    • C. 

      610

    • D. 

      690

  • 16. 
    Pada bulan Januari buah salak di toko Pak Bagus terjual 325 buah. Kemudian pada bulan Februari terjual 417 buah. Jumlah seluruh buah salak yang terjual pada bulan Januari dan Februari adalah ....
    • A. 

      652

    • B. 

      742

    • C. 

      832

    • D. 

      752

  • 17. 
    Doa yang tepat ketika ada teman yang sakit adalah ....
    • A. 

      Mendoakannya agar segera ke rumah sakit

    • B. 

      Mendoakannya agar bersyukur karena sakit

    • C. 

      Mendoakannya agar segera sembuh dari sakit

    • D. 

      Mendoakannya agar senang dengan sakitnya

  • 18. 
    Mendoakan kebaikan kepada orang lain termasuk bentuk sifat ....
    • A. 

      Pendendam

    • B. 

      Pemaaf

    • C. 

      Peduli

    • D. 

      Rajin

  • 19. 
    Mendoakan orang lain harus disertai rasa yang ....
    • A. 

      Terpaksa

    • B. 

      Cemas

    • C. 

      Ikhlas

    • D. 

      Buru-buru

  • 20. 
    Teman-teman Anita yang berkunjung ke rumahnya berpamitan pulang. Anita pun mendoakan mereka supaya ....
    • A. 

      Tidak jadi pulang

    • B. 

      Menginap di rumahnya

    • C. 

      Memberinya oleh-oleh

    • D. 

      Selamat di perjalanan

  • 21. 
    Bacalah dongeng di bawah ini untuk mengisi soal nomor 21 – 25! Kisah Pak Tua dan Pohon Kelapa Pada zaman dahulu ada seorang Pak Tua yang hidup sederhana. Pak tua itu mempunyai pohon kelapa yang ia rawat setiap hari. Hingga pohon kelapa itu mampu tumbuh subur dan besar. Suatu hari Pak Tua itu tidak mempunyai uang untuk membeli makanan, ia pun berkeluh kesah di bawah pohon kelapa itu. Tiba-tiba pohon kelapa itu bisa berbicara, “Wahai Pak Tua, jika engkau lapar ambilah buahku. Rasanya segar dan bisa mengobati rasa laparmu. Kau pun bisa menjualnya di pasar.” Pak Tua itu pun segera mengambil buah kelapa itu, setiap hari ia memetiknya untuk mengobati rasa laparnya. Pohon kelapa itu pun tidak marah, karena selama ini juga telah dirawat dengan baik oleh Pak Tua. Suatu hari buah dari pohon kelapa itu sudah habis, Pak Tua itu pun merasa lapar dan sedih. Uang hasil menjual buah kelapa itu pun sudah habis. Pohon kelapa itu pun berkata lagi, “Wahai Pak Tua, janganlah bersedih. Sekarang potonglah dahan dan daunku. Kau bisa menjual daunnya dan juga bisa membuat sapu dari lidi-lidiku.” Pak Tua itu pun menuruti saran dari pohon kelapa. Daun kelapa itu laris di pasar, serta ia juga bisa menjual sapu lidi untuk biaya makan sehari-hari. Pohon kelapa pun merasa senang karena ia bisa membalas budi dari kebaikan Pak Tua selama ini. Pada hari-hari selanjutnya Pak Tua itu pun setia merawat pohon kelapannya. Hingga pohon kelapa itu tetap bisa tumbuh selalu berbuah dan daunnya semakin lebat. Pak Tua pun berterima kasih kepada pohon kelapa, pohon kelapa pun juga sama-sama berterima kasih kepada Pak Tua yang selalu merawatnya. Apa yang dilakukan pohon kelapa ketika melihat pak Tua sedih dan lapar?
    • A. 

      Menjatuhkan buahnya

    • B. 

      Meminta Pak Tua mengambil buahnya

    • C. 

      Memarahi Pak Tua karena tidak bekerja

    • D. 

      Menyuruh Pak Tua pergi ke pasar

  • 22. 
    Bacalah dongeng di bawah ini untuk mengisi soal nomor 21 – 25! Kisah Pak Tua dan Pohon Kelapa Pada zaman dahulu ada seorang Pak Tua yang hidup sederhana. Pak tua itu mempunyai pohon kelapa yang ia rawat setiap hari. Hingga pohon kelapa itu mampu tumbuh subur dan besar. Suatu hari Pak Tua itu tidak mempunyai uang untuk membeli makanan, ia pun berkeluh kesah di bawah pohon kelapa itu. Tiba-tiba pohon kelapa itu bisa berbicara, “Wahai Pak Tua, jika engkau lapar ambilah buahku. Rasanya segar dan bisa mengobati rasa laparmu. Kau pun bisa menjualnya di pasar.” Pak Tua itu pun segera mengambil buah kelapa itu, setiap hari ia memetiknya untuk mengobati rasa laparnya. Pohon kelapa itu pun tidak marah, karena selama ini juga telah dirawat dengan baik oleh Pak Tua. Suatu hari buah dari pohon kelapa itu sudah habis, Pak Tua itu pun merasa lapar dan sedih. Uang hasil menjual buah kelapa itu pun sudah habis. Pohon kelapa itu pun berkata lagi, “Wahai Pak Tua, janganlah bersedih. Sekarang potonglah dahan dan daunku. Kau bisa menjual daunnya dan juga bisa membuat sapu dari lidi-lidiku.” Pak Tua itu pun menuruti saran dari pohon kelapa. Daun kelapa itu laris di pasar, serta ia juga bisa menjual sapu lidi untuk biaya makan sehari-hari. Pohon kelapa pun merasa senang karena ia bisa membalas budi dari kebaikan Pak Tua selama ini. Pada hari-hari selanjutnya Pak Tua itu pun setia merawat pohon kelapannya. Hingga pohon kelapa itu tetap bisa tumbuh selalu berbuah dan daunnya semakin lebat. Pak Tua pun berterima kasih kepada pohon kelapa, pohon kelapa pun juga sama-sama berterima kasih kepada Pak Tua yang selalu merawatnya. Apa yang bisa dibuat Pak Tua dari lidi-lidi pohon kelapa ?
    • A. 

      Membuat keranjang buah

    • B. 

      Membuat sapu

    • C. 

      Membuat pakaian

    • D. 

      Membuat tikar

  • 23. 
    Kisah Pak Tua dan Pohon Kelapa Pada zaman dahulu ada seorang Pak Tua yang hidup sederhana. Pak tua itu mempunyai pohon kelapa yang ia rawat setiap hari. Hingga pohon kelapa itu mampu tumbuh subur dan besar. Suatu hari Pak Tua itu tidak mempunyai uang untuk membeli makanan, ia pun berkeluh kesah di bawah pohon kelapa itu. Tiba-tiba pohon kelapa itu bisa berbicara, “Wahai Pak Tua, jika engkau lapar ambilah buahku. Rasanya segar dan bisa mengobati rasa laparmu. Kau pun bisa menjualnya di pasar.” Pak Tua itu pun segera mengambil buah kelapa itu, setiap hari ia memetiknya untuk mengobati rasa laparnya. Pohon kelapa itu pun tidak marah, karena selama ini juga telah dirawat dengan baik oleh Pak Tua. Suatu hari buah dari pohon kelapa itu sudah habis, Pak Tua itu pun merasa lapar dan sedih. Uang hasil menjual buah kelapa itu pun sudah habis. Pohon kelapa itu pun berkata lagi, “Wahai Pak Tua, janganlah bersedih. Sekarang potonglah dahan dan daunku. Kau bisa menjual daunnya dan juga bisa membuat sapu dari lidi-lidiku.” Pak Tua itu pun menuruti saran dari pohon kelapa. Daun kelapa itu laris di pasar, serta ia juga bisa menjual sapu lidi untuk biaya makan sehari-hari. Pohon kelapa pun merasa senang karena ia bisa membalas budi dari kebaikan Pak Tua selama ini. Pada hari-hari selanjutnya Pak Tua itu pun setia merawat pohon kelapannya. Hingga pohon kelapa itu tetap bisa tumbuh selalu berbuah dan daunnya semakin lebat. Pak Tua pun berterima kasih kepada pohon kelapa, pohon kelapa pun juga sama-sama berterima kasih kepada Pak Tua yang selalu merawatnya.  Bagaimana sifat yang dimilik Pak Tua?  
    • A. 

      Membenci tumbuhan

    • B. 

      Menipu tumbuhan

    • C. 

      Menyayangi tumbuhan

    • D. 

      Menjauhi tumbuhan

  • 24. 
    Kisah Pak Tua dan Pohon Kelapa Pada zaman dahulu ada seorang Pak Tua yang hidup sederhana. Pak tua itu mempunyai pohon kelapa yang ia rawat setiap hari. Hingga pohon kelapa itu mampu tumbuh subur dan besar. Suatu hari Pak Tua itu tidak mempunyai uang untuk membeli makanan, ia pun berkeluh kesah di bawah pohon kelapa itu. Tiba-tiba pohon kelapa itu bisa berbicara, “Wahai Pak Tua, jika engkau lapar ambilah buahku. Rasanya segar dan bisa mengobati rasa laparmu. Kau pun bisa menjualnya di pasar.” Pak Tua itu pun segera mengambil buah kelapa itu, setiap hari ia memetiknya untuk mengobati rasa laparnya. Pohon kelapa itu pun tidak marah, karena selama ini juga telah dirawat dengan baik oleh Pak Tua. Suatu hari buah dari pohon kelapa itu sudah habis, Pak Tua itu pun merasa lapar dan sedih. Uang hasil menjual buah kelapa itu pun sudah habis. Pohon kelapa itu pun berkata lagi, “Wahai Pak Tua, janganlah bersedih. Sekarang potonglah dahan dan daunku. Kau bisa menjual daunnya dan juga bisa membuat sapu dari lidi-lidiku.” Pak Tua itu pun menuruti saran dari pohon kelapa. Daun kelapa itu laris di pasar, serta ia juga bisa menjual sapu lidi untuk biaya makan sehari-hari. Pohon kelapa pun merasa senang karena ia bisa membalas budi dari kebaikan Pak Tua selama ini. Pada hari-hari selanjutnya Pak Tua itu pun setia merawat pohon kelapannya. Hingga pohon kelapa itu tetap bisa tumbuh selalu berbuah dan daunnya semakin lebat. Pak Tua pun berterima kasih kepada pohon kelapa, pohon kelapa pun juga sama-sama berterima kasih kepada Pak Tua yang selalu merawatnya. Mengapa pohon kelapa juga berterima kasih kepada Pak Tua?
    • A. 

      Karena ia bisa menjual buahnya

    • B. 

      Karena selama ini ia telah dirawat Pak Tua

    • C. 

      Karena Pak Tua bisa mengambil daunnya

    • D. 

      Karena Pak Tua bisa menebang pohonnya

  • 25. 
    Kisah Pak Tua dan Pohon Kelapa Pada zaman dahulu ada seorang Pak Tua yang hidup sederhana. Pak tua itu mempunyai pohon kelapa yang ia rawat setiap hari. Hingga pohon kelapa itu mampu tumbuh subur dan besar. Suatu hari Pak Tua itu tidak mempunyai uang untuk membeli makanan, ia pun berkeluh kesah di bawah pohon kelapa itu. Tiba-tiba pohon kelapa itu bisa berbicara, “Wahai Pak Tua, jika engkau lapar ambilah buahku. Rasanya segar dan bisa mengobati rasa laparmu. Kau pun bisa menjualnya di pasar.” Pak Tua itu pun segera mengambil buah kelapa itu, setiap hari ia memetiknya untuk mengobati rasa laparnya. Pohon kelapa itu pun tidak marah, karena selama ini juga telah dirawat dengan baik oleh Pak Tua. Suatu hari buah dari pohon kelapa itu sudah habis, Pak Tua itu pun merasa lapar dan sedih. Uang hasil menjual buah kelapa itu pun sudah habis. Pohon kelapa itu pun berkata lagi, “Wahai Pak Tua, janganlah bersedih. Sekarang potonglah dahan dan daunku. Kau bisa menjual daunnya dan juga bisa membuat sapu dari lidi-lidiku.” Pak Tua itu pun menuruti saran dari pohon kelapa. Daun kelapa itu laris di pasar, serta ia juga bisa menjual sapu lidi untuk biaya makan sehari-hari. Pohon kelapa pun merasa senang karena ia bisa membalas budi dari kebaikan Pak Tua selama ini. Pada hari-hari selanjutnya Pak Tua itu pun setia merawat pohon kelapannya. Hingga pohon kelapa itu tetap bisa tumbuh selalu berbuah dan daunnya semakin lebat. Pak Tua pun berterima kasih kepada pohon kelapa, pohon kelapa pun juga sama-sama berterima kasih kepada Pak Tua yang selalu merawatnya. Membalas budi dari kebaikan orang lain sebaiknya dengan ....
    • A. 

      Perbuatan yang baik pula

    • B. 

      Hadiah yang mahal dan mewah

    • C. 

      Tidak lebih baik dari yang diberikan

    • D. 

      Sesuatu yang tidak kita butuhkan