Tes Formatif 1 Landasan Pendekatan Dan Pengembangan Kurikulum

10 Questions | Total Attempts: 81

SettingsSettingsSettings
Please wait...
Tes Formatif 1 Landasan Pendekatan Dan Pengembangan Kurikulum

KB1 Modul 2, mata Kuliah Penegmbangan Kurikulum dan Pembelajaran Universitas Terbuka


Questions and Answers
  • 1. 
    Landasan pengembangan kurikulum pada dasarnya adalah ....
    • A. 

      Prinsip-prinsip yang harus dijadikan bahan pertimbangan dalam pengembangan kurikulum

    • B. 

      Faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam mengembangkan suatu kurikulum

    • C. 

      Komponen-komponen yang menjadi landasan penyusunan kurikulum

    • D. 

      Beberapa model yang dapat diterapkan pada saat pelaksanaan kurikulum oleh guru

  • 2. 
    Landasan utama dalam pengembanggan kurikulum adalah landasan ....
    • A. 

      Psikologis

    • B. 

      Sosiologis

    • C. 

      Filosofis

    • D. 

      Teknologis

  • 3. 
    Landasan filosofis dalam pengembangan kurikulum diperlukan untuk ....
    • A. 

      Menentukan arah dan tujuan yang akan dicapai

    • B. 

      Mengakomodasi perkembangan yang terjadi sebagai isi kurikulum

    • C. 

      Mengarahkan siswa sebagai objek didik yang menjadi sentral pendidikan

    • D. 

      Menerapkan prinsip-prinsip kurikulum dalam proses pendidikan

  • 4. 
    Kaitan antara kurikulum dengan filsafat yaitu ....
    • A. 

      Filsafat pada dasarnya mempengaruhi alur pikir para pengembang kurikulum pada setiap jenjang pendidikan, termasuk sekolah dasar.

    • B. 

      Kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan yang diwarnai oleh filsafat tertentu

    • C. 

      Kurikulum sangat mempengaruhi pandangan-pandangan filosofis pengembangnya

    • D. 

      Filsafat merupakan salah satu komponen dalam penentuan kurukulum yang akan disampaikan kepada siswa

  • 5. 
    Landasan psikologis sangat penting dalam pengembangan kurikulum karena ....
    • A. 

      Psikologi dapat mempengaruhi ketercapaian tujuan kurikulum

    • B. 

      Kurikulum berisi muatan-muatan materi pelajaran yang bersifat psikologis

    • C. 

      Kurikulum merupakan alat untuk mengungkapkan aspek psikologis anak

    • D. 

      Pendidikan berkaitan erat dengan perilaku manusia

  • 6. 
    Cabang psikologis yang sangat terkait langsung dengan pengembangan kurikulum, yaitu psikologi ....
    • A. 

      Umum dan perkembangan

    • B. 

      Anak dan perkembangan

    • C. 

      Belajar dan perkembangan

    • D. 

      Gestalt dan perkembangan

  • 7. 
    Landasan sosiologis dalam penegmbangan kurikulum diperlukan karena ....
    • A. 

      Masyarakat merupakan suatu kelompok individu yang terorganisasi

    • B. 

      Isi kurikulum pada dasarnya ada dalam masyarakat, kebudayaan dan iptek

    • C. 

      Kebudayaan yang ada dalam masyarakat sangat beragam

    • D. 

      Semua penegtahuan harus dijadikan sebagai isi kurikulum

  • 8. 
    Kurikulum harus dapat menjawab tuntutan yang ada dalam masyarakat, terutama dalam hal ....
    • A. 

      Isi kurikulum dan strategi pelaksanaan

    • B. 

      Teori yang digunakan untuk mengembangka kurikulum

    • C. 

      Evaluasi kurukulum pada setiap jenjang pendidikan

    • D. 

      Model-model pengembangan suatu kurikulum

  • 9. 
    Benda-benda hasil karya manusia merupakan unsur kebudayaan yang dalam kurikulum dapat dikelompokkan dalam ....
    • A. 

      Gagasan atau norma yang dianut.

    • B. 

      Kebudayaan fisik

    • C. 

      Kegiatan berpola manusia

    • D. 

      Sistem sosial masyarakat

  • 10. 
    Faktor kebudayaan merupakan faktor yang sangat penting dalam pengembangan kurikulum karena ....
    • A. 

      Kebudayaan sebagai pola tingkah laku yang secara umum terdapat di masyarakat

    • B. 

      Kurikulum merupakan alat utama dalam menyampaikan pesan-pesan yang ada di suatu daerah

    • C. 

      Anak lahir belum berbudaya hingga kurikulum harus mampu memberikan pengalaman kebudayaan kepada anak

    • D. 

      Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kaya akan kebudayaan daerah

Back to Top Back to top