Soal Bahasa Indonesia Kelas X

10 Pertanyaan | Total Attempts: 2968

SettingsSettingsSettings
Please wait...
Soal Bahasa Indonesia Kelas X

Soal Bahasa Indonesia Kelas X Kerjakan dengan Baik dan Benar!


Questions and Answers
  • 1. 
    Bacalah teks di bawah ini dengan cermat!Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai. “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”.Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam. Kapalnya selamat setelah dia membuang semua muatannya dengan bersusah payah .kejadiaan tersebut mengingatkan padanya kalau dia seorang ‘pelaut ulung’. Badailah yang membuatnya ulung. Pikirannya kembali kepada keluarganya.“Bagaimana kalau istri dan anakku yang kubuang? Apakah saya akan memperoleh ketenangan dan merasakan kebahagiaan?” ujar si pelaut. Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.Kalimat yang menunjukkan abstraksi adalah…
    • A. 

      Seorang pelaut berdiri di atas kapal melihat keindahan laut yang tenang dan damai

    • B. 

      “Seandainya keadaan keluargaku seperti ini pasti kebahagiaan yang ada”

    • C. 

      Tetapi kemudian badai ganas menghadang hingga kapalnya oleng hampir tenggelam.

    • D. 

      Badailah yang membuatnya ulung

    • E. 

      Si pelaut tersenyum-senyum memikirkan istri dan anaknya.

  • 2. 
    Bacalah teks berikut ini!Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.Kalimat yang menunjukkan krisis adalah…
    • A. 

      Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas.

    • B. 

      “Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya.

    • C. 

      Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto.

    • D. 

      ”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”

    • E. 

      Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

  • 3. 
    Susunlah anekdot berikut ini sesuai dengan strukturnya!1. Bu guru pun tersenyum2. Siapa yang bisa membuat perumpamaan bagi penegakan hukum di negeri kita? Tanya Bu guru di depan kelas.3. Bu guru bertanya kenapa disebut hukum kantong kresek4. Tidak lama kemudian seorang anak menjawab dengan lantang5. Hukum kantong kresek Bu, kata anak itu.6. Hanya bisa menyelesaikan kasus kecil Bu, kalau kasus besar tidak pernah muat.
    • A. 

      1-2-3-4-5-6

    • B. 

      2-4-5-3-6-1

    • C. 

      2-4-3-5-1-6

    • D. 

      1-2-4-5-3-6

    • E. 

      3-2-1-4-5-6

  • 4. 
    Bacalah teks berikut ini!Suatu hari guru menerangkan tentang biopori di depan kelas. “ Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya. “Sekarang, Ibu beri tugas pada kalian untuk membuat biopori di sekitar rumah, lalu kalian foto. Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi”. Tiba-tiba seorang anak berkomentar.”Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya, tapi kata bapak itu bukan untuk menanggulangi banjir, melainkan biopori akibat sering banjir”. Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.Pada anekdot tersebut, reaksi yang menjadi koda adalah …
    • A. 

      Tiba-tiba seorang anak berkomentar.

    • B. 

      Mendengar itu semua anak dan Bu guru tertawa.

    • C. 

      Biopori itu bisa dijadikan sebagai salah satu usaha menghindari banjir”jelasnya

    • D. 

      Syukurlah Bu, jalan menuju rumah saya sudah banyak bioporinya

    • E. 

      Fotonya nanti ditempel di buku tugas dan berikan deskripsi

  • 5. 
    Bacalah teks di bawah ini!Seorang ayah mengajari anaknya berenang. “Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah”, kata sang anak. “Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah Nak”, jawab ayahnya. Sang anak gembira. Setelah beberapa hari latihan renang itu, sang ayah tampak bersedih sementara sang anak tampak gembira. “Terimakasih yah, akhirnya ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai, tapi kenapa ayah bersedih?” tanyanya. “Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak!”Kalimat manakah yang menunjukkan orientasi?
    • A. 

      Seorang ayah mengajari anaknya berenang

    • B. 

      Aku tidak mau malu karena tidak bisa berenang ayah”, kata sang anak.

    • C. 

      Ayah akan ajari dari gaya tersulit sampai termudah Nak

    • D. 

      Terimakasih yah, akhirnya ayah dapat mengajari gaya berenang yang paling aku kuasai, tapi kenapa ayah bersedih?

    • E. 

      Yang kamu kuasai itu gaya batu, Nak

  • 6. 
    Berikut ini yang bukan ciri-ciri teks anekdot adalah….
    • A. 

      Struktur teks orientasi-krisis-reaksi

    • B. 

      Memiliki pesan moral

    • C. 

      Memiliki unsur lucu

    • D. 

      Berbentuk cerita

    • E. 

      Menggelitik

  • 7. 
    Kaidah teks meliputi….
    • A. 

      Pesan moral, kelucuan/kekonyolan, sindiran, dan kebahasaan

    • B. 

      Struktur, pesan moral, sindiran, kelucuan/kekonyolanv

    • C. 

      Kelucuan/kekonyolan, sindiran, dan kebahasaan

    • D. 

      Pesan moral, kelucuan/kekonyolan,sindiran

    • E. 

      Pesan moral, sindiran, kebahasaan

  • 8. 
    Struktur yang harus ada dalam teks anekdot adalah….
    • A. 

      Abstraksi-orientasi-krisis-reaksi

    • B. 

      Orientasi-krisis-reaksi

    • C. 

      Orientasi-krisis-koda

    • D. 

      Orientasi-reaksi-koda

    • E. 

      Abstraksi-reaksi-koda

  • 9. 
    Bacalah teks di bawah ini!Teks 1Dono: Besok pagi coblosan, kamu pilih nomor berapa?Wati: Bagiku semua nomor bagus, saya akan memilih wakil rakyat yang bisa membawa Indonesia ke kancah internasional.Dono: Nomor satu atau dua?Wati: Rahasia, dong!Teks 2Di gubuk pinggir sawah, ada seorang anak kecil dan bapaknya sedang menunggu padi dari serangan burung.Anak: Pak, kenapa burung tidak boleh makan padi kita?Bapak: Kalau dimakan burung, nanti kita tidak bisa makan.Anak: Kalau tidak boleh makan padi, nanti burung makan apa?Makan batu, Pak?Hal yang membedakan kedua teks di atas adalah .…
    • A. 

      Bahasa

    • B. 

      Pesan moral

    • C. 

      Unsur lucu/konyol/jengkel

    • D. 

      Tidak menggunakan konjungsi

    • E. 

      Tidak menggunakan perumpamaan

  • 10. 
    Berikut ini yang termasuk teks anekdot adalah….
    • A. 

      Harimau (Panthera tigris) digolongkan ke dalam mamalia, yaitu binatang yang menyusui. “Kucing besar”itu adalah hewan pemangsa dan pemakan daging. Harimau dapat mencapai tinggi 1,5 meter, panjang 3,3 meter, dan berat 300 kilogram. Bulunya berwarna putih dan cokelat keemasan-emasan dengan belang atau loreng berwarna hitam

    • B. 

      Saudara-saudara yang saya hormati, Beberapa hari yang lalu, masyarakat sedang merayakan pesta demokrasi—memilih presiden dan wakil presiden secara langsung.Saya berharap, siapapun yang menjadi presiden dan wakil presiden, kita harus berlapang dada untuk menerima segala kebijakannya.

    • C. 

      Pernahkah Anda membuat SIM, misalnya SIM C? Mengurus SIM tentu memerlukan waktu dan biaya. Tulisan ini bertujuan untuk berbagi pengalaman dalam mengurus SIM C dengan jalan yang benar.

    • D. 

      Perdagangan bebas yang diusung oleh sebuah negara dipastikan dapat menguntungkan atau merugikan negara yang bersangkutan. Dampak negatif kebijakan politik negara di sektor ekonomi ini mudah kita temukan di Indonesia.

    • E. 

      Ibu-ibu sedang kerja bakti membersihkan jalan desa pada pagi hari. Suasana terkesan ramai, obrolan seputar harga, gosip, dan anak. “Wah, bulan ini banyak pangeluaran. Anak saya masuk kuliah dan adiknya masuk SMA,” kata Bu Tini “Semua ternak saya, saya sekolahkan Bu biar pintar” sambung Bu Tini “He..he..he” tawa Bu Romlah renyah Mereka pun melanjutkan membersihkan rumput di kanan dan kiri

Back to Top Back to top