Quiz Tekn.Sediaan Solid S1 Farmasi Sem 5

14 Questions | Total Attempts: 87

SettingsSettingsSettings
Quiz Tekn.Sediaan Solid S1 Farmasi Sem 5 - Quiz


Questions and Answers
  • 1. 
    Vitamin C dapat dibuat menggunakan metode kempa langsung , karena
    • A. 

      Bahan pengisi yang digunakan dibuat menjadi pregelatinized

    • B. 

      Vitamin C yang digunakan maksimal 30% dari berat tablet

    • C. 

      Bahan pengikat yang digunakan dalam bentuk kering

    • D. 

      Vitamin C mudah teroksidasi karena lembab

  • 2. 
    Parasetamol dapat dibuat secara kempa langsung meskipun sifat alirnya jelak, karena
    • A. 

      Bahan pengisi yang digunakan dibuat menjadi pregelatinized

    • B. 

      Parasetamol yang digunakan maksimal 30% dari berat tablet

    • C. 

      Bahan pengikat yang digunakan dalam bentuk kering

    • D. 

      Penambahan talkum maksimal 1% ketika akan ditablet

  • 3. 
    Parasetamol cocok dibuat tablet dengan metode granulasi basah karena ..............
    • A. 

      Sifat parasetamol yang mudah mengalir ke ruang cetakan

    • B. 

      Parasetamol mempunyai kompresibilitas yang baik

    • C. 

      Sifat alir paracetamol yang kurang bagus

    • D. 

      Tablet yang dihasilkan lebih kompak

  • 4. 
    Hal yang menjadi pertimbangan ketika memilih metode pembuatan tablet adalah .............
    • A. 

      Kemudahan proses pembuatan

    • B. 

      Kompaktibilitas

    • C. 

      Harga bahan tambahan yang terjangkau

    • D. 

      Stabilitas terhadap hentakan

  • 5. 
    Faktor yang berpengaruh terhadap keseragaman bobot adalah ...........
    • A. 

      Banyaknya bahan pengisi

    • B. 

      Adanya bahan pengikat

    • C. 

      Sifat alir granul

    • D. 

      Banyaknya zat aktif

  • 6. 
    Metode granulasi kering cocok untuk ......
    • A. 

      Menghindari zat aktif dari tumbukan mekanik berlebihan

    • B. 

      Zat aktif yang sensitif terhadap panas dan lembab

    • C. 

      Zat aktif yang sifat alirnya jelek

    • D. 

      Menghindari kemungkinan perubahan zat aktif akibat pengkristalan kembali yang tidak dikehendaki selama proses pengeringan

  • 7. 
    Dalam pembuatan tablet dilakukan evaluasi terhadap keseragaman bobot tablet dengan cara mengambil 20 sampel acak tablet, kemudian menimbang 20 tablet tersebut dengan hasil sebagai berikut : 155 mg 153 mg 150 mg 152 mg 152 mg 149 mg 151 mg 150 mg 151 mg 150 mg 150 mg 145 mg 152 mg 151 mg 151 mg 159 mg 150 mg 150 mg 153 mg 151 mg Berapa bobot rata-rata tablet tersebut ?
    • A. 

      151,25 gram

    • B. 

      150, 2 mg

    • C. 

      152,2 gram

    • D. 

      155,12 mg

  • 8. 
    Dalam pembuatan tablet dilakukan evaluasi terhadap keseragaman bobot tablet dengan cara mengambil 20 sampel acak tablet, kemudian menimbang 20 tablet tersebut dengan hasil sebagai berikut : 155 mg 153 mg 150 mg 152 mg 152 mg 149 mg 151 mg 150 mg 151 mg 150 mg 150 mg 145 mg 152 mg 151 mg 151 mg 159 mg 150 mg 150 mg 153 mg 151 mg Berapakah persyaratan penyimpangan pada kolom A?
    • A. 

      15 %

    • B. 

      7,5 %

    • C. 

      10 %

    • D. 

      5 %

  • 9. 
    Dalam pembuatan tablet dilakukan evaluasi terhadap keseragaman bobot tablet dengan cara mengambil 20 sampel acak tablet, kemudian menimbang 20 tablet tersebut dengan hasil sebagai berikut : 155 mg 153 mg 150 mg 152 mg 152 mg 149 mg 151 mg 150 mg 151 mg 150 mg 150 mg 145 mg 152 mg 151 mg 151 mg 159 mg 150 mg 150 mg 153 mg 151 mg Berapakah persyaratan penyimpangan pada kolom B?
    • A. 

      15 %

    • B. 

      7,5 %

    • C. 

      10 %

    • D. 

      5 %

  • 10. 
    Dalam pembuatan tablet dilakukan evaluasi terhadap keseragaman bobot tablet dengan cara mengambil 20 sampel acak tablet, kemudian menimbang 20 tablet tersebut dengan hasil sebagai berikut : 155 mg 153 mg 150 mg 152 mg 152 mg 149 mg 151 mg 150 mg 151 mg 150 mg 150 mg 145 mg 152 mg 151 mg 151 mg 159 mg 150 mg 150 mg 153 mg 151 mg Berapa range bobot tablet yang diperbolehkan pada kolom A ?
    • A. 

      135,37 – 161,33 mg

    • B. 

      137, 57 – 160,35 mg

    • C. 

      138,75 – 161,25 mg

    • D. 

      139,91 – 162,59 mg

  • 11. 
    Dalam pembuatan tablet dilakukan evaluasi terhadap keseragaman bobot tablet dengan cara mengambil 20 sampel acak tablet, kemudian menimbang 20 tablet tersebut dengan hasil sebagai berikut : 155 mg 153 mg 150 mg 152 mg 152 mg 149 mg 151 mg 150 mg 151 mg 150 mg 150 mg 145 mg 152 mg 151 mg 151 mg 159 mg 150 mg 150 mg 153 mg 151 mg Berapa range bobot tablet yang diperbolehkan pada kolom B ?
    • A. 

      126,50 – 171,50 mg

    • B. 

      127,50 – 172,50 mg

    • C. 

      128,57 – 173,93 mg

    • D. 

      129,55 – 172,55 mg

  • 12. 
    Granul mempunyai sifat alir yang baik jika .......
    • A. 

      Indeks tap 15 %

    • B. 

      Kecepatan alir 1,5 gram/ detik

    • C. 

      Sudut diam 48 °

    • D. 

      Kecepatan alir 0,8 gram/detik

  • 13. 
    Diketahu tinggi tumpukan serbuk adalah 8 cm dan diameternya adalah 6 cm , maka sudut diam yang terbentuk adalah ....
    • A. 

      36, 86

    • B. 

      53,13

    • C. 

      56, 30

    • D. 

      69,44

  • 14. 
    Pengukuran sifat alir secara langsung dapat dilakukan dengan mengukur ....
    • A. 

      Waktu alir

    • B. 

      Kecepatan alir

    • C. 

      Sudut diam

    • D. 

      Pengetapan

Back to Top Back to top