Final Laboratorium Kimia Analisa 2018/2019

43 Questions | Total Attempts: 112

SettingsSettingsSettings
Final Laboratorium Kimia Analisa 2018/2019 - Quiz

Perhatian ! 1. Harap mengisi kolom Nama dan ID (Nomor Induk) 2. Password akan diberikan oleh asisten 3. Total soal berjumlah 10 soal 4. Waktu mengikuti ujian adalah 10 menit 5. Bagi peserta ujian yang nilainya dibawah 60, TIDAK ADA perbaikan nilai/ tugas Selamat Bekerja


Questions and Answers
  • 1. 
    Analisa merupakan cara untuk mengetahui jumlah zat maupun ada tidaknya zat dalam suatu bahan. Salah satu analisa yang dilakukan adalah titrasi. Dalam titrasi dikenal beberapa istilah seperti titran, titree, larutan standar, indikator dan reaktan. Berikut ini yang merupakan definisi dari titree ialah .....
    • A. 

      Reaktan awal yang telah ditambahkan

    • B. 

      Reaktan yang telah ditambahkan indikator

    • C. 

      Reaktan yang telah ditambahkan titran

    • D. 

      Reaktan yang telah berubah warna menjadi orange 

  • 2. 
    Titrasi merupakan salah satu analisis yang dapat dilakukan baik secara kualitatif maupun kuantitatif. Pada dasarnya, titrasi terbagi tiga jenis, kecuali
    • A. 

      Ionisasi

    • B. 

      Argentometri

    • C. 

      Pengendapan

    • D. 

      Kompleksasi

  • 3. 
    Seorang analis memasukkan sebanyak 3 mL asam asetat kedalam erlenmeyer 100 mL dan menambahkan aquadest sebanyak 97 mL. Larutan tersebut kemudian diberikan nama larutan X. Analis tersebut kemudian menitrasi larutan X tersebut dengan mengambil sebanyak 5 mL larutan X dan menambahkan beberapa tetes indikator lalu menitrasi menggunakan Natrium Hidroksida 0,1 N. Jika volume Natrium Hidroksida yang digunakan adalah 3,3 mL, hitunglah kadar cuka dalam asam asetat tersebut (BE asam asetat = 60) !
    • A. 

      0,39 %

    • B. 

      0,0039 %

    • C. 

      0,93 %

    • D. 

      3,35%

  • 4. 
    Suatu zat yang ditambahkan sampai seluruh reaksi selesai yang ditandai dengan adanya perubahan warna merupakan pengertian dari
    • A. 

      Indikator

    • B. 

      Katalisator

    • C. 

      Larutan standar

    • D. 

      Titran

  • 5. 
    Dibawah ini yang berperan sebagai pembawa warna pada Kromatografi Lapis Tipis adalah?
    • A. 

      Kromofor

    • B. 

      Klorofil

    • C. 

      Silica gel (fase diam)

    • D. 

      Fase gerak

  • 6. 
    Acidimetri dan alkali metri merupakan titrasi untuk asam-basa. Dalam proses titrasi memerlukan indikator untuk menghasilkan suatu analisis yang berhasil. Indikator yang digunakan untuk titrasi acidimetri adalah....
    • A. 

      Metyl red

    • B. 

      Pp

    • C. 

      Asam asetat

    • D. 

      Natrium Hidroksida

  • 7. 
    Andi membuka loker yang isinya adalah sampel X. Karena penasaran akan jenis senyawanya, Andi menguji seampel  tersebut menggunakan pereaksi serium sulfat. Setelah dilakukan analisis, hasil yang di dapat adalah munculnya bercak putih pada sampel yang ditotolkan. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ....
    • A. 

      Sampel X tergolong dalam metabolit sekunder jenis peptida

    • B. 

      Sampel X tersebut merupakan metabolit primer

    • C. 

      Sampel tersebut bukan senyawa organik

    • D. 

      Sampel tersebut positif senyawa alkaloid

  • 8. 
    Diatas meja terdapat beberapa botol sampel yang terdiri dari nasi, air dan barium klorida. Setelah diuji menggunakan pereaksi serium sulfat, sampel yang menghasilkan bercak warna coklat kehitaman adalah
    • A. 

      Nasi dan barium klorida

    • B. 

      Barium klorida

    • C. 

      Barium klorida dan nasi

    • D. 

      Nasi

  • 9. 
    Pereaksi serium sulfat dibuat dengan menggunakan campuran dua larutan dengan perbandingan ....... dari larutan ....... dan .......
    • A. 

      1:1, Serium dan asam sulfat

    • B. 

      2:1, serium : mangan sulfat

    • C. 

      1:1, serium dan mangan sulfat

    • D. 

      1:2 Asam sulfat dan serium

  • 10. 
    Pada suatu botol bahan tertera nama Äsam sulfat" dengan konsentrasi 96%. Jika seorang peneliti ingin membuat larutan tersebut menjadi 15% dalam 50 mL, maka banyaknya larutan Asam sulfat yang diambil dari botol tersebut adalah ....
    • A. 

      7,82 mL

    • B. 

      8, 92 mL

    • C. 

      7, 28 mL

    • D. 

      8, 27 mL

  • 11. 
    Nama dari senyawa (Ce(SO4)2  adalah ....
    • A. 

      Serium (IV) sulfat

    • B. 

      Serium (IV) bisulfat

    • C. 

      Serium Thiosulfat

    • D. 

      Serium sulfat

  • 12. 
    Alat-alat yang dibutuhkan dalam melakukan proses titrasi terdiri dari pipet tetes, gelas beaker, labu ukur, statif, pipet ukur, buret dan lain-lain. Masing-masing alat tersebut memiliki fungsinya masing-masing, seperti buret yang digunakan untuk mengisi larutan untuk proses titrasi. Larutan yang berada dalam buret disebut
    • A. 

      Titran

    • B. 

      Titree

    • C. 

      Reaktan

    • D. 

      Titrasi

  • 13. 
    V NaOH x N NaOH = V HCl x N HCl. Rumus tersebut digunakan untuk
    • A. 

      Standarisasi

    • B. 

      Verifikasi

    • C. 

      Alkalimetri

    • D. 

      Acidimetri

  • 14. 
    Metode yang digunakan dalam analisa suatu sampel terdiri dari beberapa metode. Jika metode analisis yang digunakan dalam uji positif alkalimetri disebut dengan ....
    • A. 

      Analisa Kualitatif

    • B. 

      Analisa kuantitatif

    • C. 

      Analisa argentometris

    • D. 

      Analisa instrument

  • 15. 
    Suatu sampel yang dielusi menggunakan plat NP-SiO2 dengan eluen kloroform:etil asetat menunjukkan Rf = 0,6. Menurut anda, senyawa yang berada pada nilai Rf tersebut menunjukkan bahwasanya senyawa itu bersifat ....
    • A. 

      Semi polar

    • B. 

      Polar

    • C. 

      Sangat polar

    • D. 

      Non polar

  • 16. 
    Berikut ini yang merupakan pelarut non polar adalah ....
    • A. 

      Eter dan n-Heksana

    • B. 

      Benzena dan etil asetat

    • C. 

      N-Heksana dan DMSO

    • D. 

      Asam karboksilat dan keton

  • 17. 
    Jeny mengelusi sampel penelitiannya menggunakan eluen Metanol:kloroform dengan perbandingan 75:25 pada plat KLT RP-C18. Hasil elusi menunjukkan nilai Rf pada 0,2. Sarankan jenis komponen senyawa yang dimiliki oleh senyawa tersebut !
    • A. 

      Polar

    • B. 

      Non Polar

    • C. 

      Semi Polar

    • D. 

      Sangat non polar

  • 18. 
    Kromatografi merupakan salah satu lankah dari isolasi senyawa. Dalam kromatografi terkenal dua istilah, yaitu fase diam dan fase gerak. Berikut ini yang bukan merupakan fase diam pada kromatografi adalah .....
    • A. 

      Kolom

    • B. 

      Sephadex

    • C. 

      Alumina

    • D. 

      Silica

  • 19. 
    Kromatografi Lapis Tipis atau sering disebut juga KLT merupakan pemisahan senyawa dengan menggunakan dua fase, yang terdiri dari fase diam dan fase gerak. Berikut ini yang merupakan fase diam pada kromatografi adalah ....
    • A. 

      Selulosa

    • B. 

      Aseton

    • C. 

      Etil Asetat

    • D. 

      Alamina

  • 20. 
    Riska mengelusi salah satu sampel yang ditemukan di dekat rumahnya menggunakan eluen n-Heksana:etil asetat (90:10) pada plat KLT NP-SiO2. Hasil elusi menunjukkan sampel memiliki Rf = 0,3. Sarankan sifat komponen senyawa yang dimiliki oleh sampel tersebut !
    • A. 

      Non polar

    • B. 

      Polar

    • C. 

      Semi polar tetapi lebih ke polar

    • D. 

      Semi polar

  • 21. 
    Yuni mengelusi sampel temuannya dengan menggunakan eluen metanol 100% pada plat NP-SiO2. Setelah di elusi, Yuni memperlihatkan kepada pembimbingnya dan memvonis hasil penelitian Yuni harus di ulang karena salah. Berdasarkan langkah kerja yang dilakukan oleh Yuni, kesalahannya adalah ....
    • A. 

      Tidak menguji terlebih dahulu jenis senyawanya

    • B. 

      Menggnakan eluen yang salah, seharusnya air 100%

    • C. 

      Menggunakan eluen metanol 100%, karena seharusnya mencampurkan dengan pelarut yang lain

    • D. 

      Menggunakan plat NP-SiO2 untuk uji pendahuluan, yang seharusnya ia menggunakan plat RP-18

  • 22. 
    Berikut ini yang merupakan keunggulan KLT daripada kolom adalah 
    • A. 

      Menggunakan eluen yang sedikit

    • B. 

      Harga yang murah

    • C. 

      Menghasilkan sampel yang lebih banyak

    • D. 

      Mengandalkan gaya grafitasi sehingga tidak perlu menambah alat lain

  • 23. 
    Dalam penelitiannya, Rita mengelusi sampel X pada plat NP-SiO2 dengan menggunakan campuran pelarut MeOH:CHCl3 (50:50). Jika Rita ingin membuatnya di kolom, maka sarankanlah jenis eluen yang dgunakan oleh Rita !
    • A. 

      MeOH:CHCl3 (50:50)

    • B. 

      MeOH:CHCl3 (Mulai dari 30:70)

    • C. 

      MeOH:CHCl3 (mulai MeOH 100%)

    • D. 

      MeOH:CHCl3 (Mulai dari CHCl3 100%)

  • 24. 
    Berikut ini yang merupakan keunggulan dari teknik kromatografi kolom adalah ....
    • A. 

      Hemat dalam analisis

    • B. 

      Hanya mengandalkan pump untuk terbentuknya fraksi

    • C. 

      Menghasilkan sampel yang lebih banyak

    • D. 

      Tidak menggunakan banyak pelarut

  • 25. 
    Berdasarkan gambar tersebut, jumlah komponen senyawa yang terdapat pada sampel adalah ....
    • A. 

      4 senyawa

    • B. 

      2 senyawa

    • C. 

      5 senyawa

    • D. 

      Satu senyawa dengan sifat yang berbeda

Back to Top Back to top