Uji Nyali Quiz Harian 5 Sekuensing Genom - Kelas A

13 Questions

Settings
Please wait...
Uji Nyali Quiz Harian 5 Sekuensing Genom - Kelas A

Soal kuis disusun atas dasar Materi Kuliah SEQUENCING GENOME - pdf Matakuliah Biologi Molekuler Program Studi Biologi S1 Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto Jika Anda memang sungguh-sungguh dan antusias mengerjakan SOAL QUIZ , saya akan memberikan PASSWORDnya. Silakan Anda SMS saya (081 327 627 788) dengan menulis NAMA & NIM Anda. Saya salut atas semangat dan kesungguhan Anda jika Anda mau mengerjakan soal quiz ini. . Namun demikian, jika Anda tidak berminat mengerjakan soal quiz, dan memilih tidur, saya ucapkan met bobo dan mudah-mudahan Anda tidak mimpi buruk.Terima kasih atas perhatian dan kunjungan Anda di situs ini. Salam, Hendro Pramono


Questions and Answers
  • 1. 
    Proses pemanjangan untai DNA pada metode “terminasi rantai” dihentikan setelah penambahan ddNTP SEBAB Ujung 3’ untai DNA setelah penambahan ddNTP tidak dapat diperpanjang oleh DNA polimeraseTIP BELAJAR:Pelajari perbedaan struktur ddNTP dan dNTPPelajari fitur DNA polimerase
    • A. 

      Pernyataan dan alasan benar, keduanya ada hubungan sebab akibat

    • B. 

      Pernyataan dan alasan benar, keduanya tidak ada hubungan sebab akibat

    • C. 

      Pernyataan benar dan alasan salah

    • D. 

      Pernyataan salah dan alasan benar

    • E. 

      Pernyataan dan alasan salah

  • 2. 
    Sampai saat ini metode sekuensing DNA “degradasi kimiawi” (chemical degradation) kurang populer dibanding “terminasi rantai” (chain termination) SEBAB Pemotongan fragmen DNA pada metode sekuensing DNA “degradasi kimiawi” menggunakan senyawa toksikTIP BELAJAR:Baca technical note tentang metode sekuensing degradasi kimiawi
    • A. 

      Pernyataan dan alasan benar, keduanya ada hubungan sebab akibat

    • B. 

      Pernyataan dan alasan benar, keduanya tidak ada hubungan sebab akibat

    • C. 

      Pernyataan benar dan alasan salah

    • D. 

      Pernyataan salah dan alasan benar

    • E. 

      Pernyataan dan alasan salah

  • 3. 
    Prinsip dasar metode sekuensing “terminasi rantai” adalah perbedaan panjang satu basa dapat diketahui menggunakan teknik:TIP BELAJAR:Berusaha untuk bisa merinci komponen reaksi dan menyebutkan fungsi masing-masing
    • A. 

      Elektroforesis gel agarosa

    • B. 

      Elektroforesis gel poliakrilamid

    • C. 

      PCR

    • D. 

      Kloning

    • E. 

      Sonikasi

  • 4. 
    Komponen reaksi sekuensing ini menentukan daerah urutan DNA templat yang akan disekuensing:TIP BELAJAR: Berusaha untuk bisa merinci komponen reaksi dan menyebutkan fungsi masing-masing
    • A. 

      NTPs

    • B. 

      DNTPs

    • C. 

      DdNTPs

    • D. 

      Primer

    • E. 

      DNA polimerase

  • 5. 
    Strategi pertama yang dilakukan untuk menentukan urutan genom Haemophilus influenzae menggunakan strategi shotgun adalah:TIP BELAJAR: Pelajari tahap-tahap strategi shotgun
    • A. 

      Menentukan peta fisik genom

    • B. 

      Menentukan peta genetik

    • C. 

      Memotong genom menjadi fragmen-fragmen DNA dengan teknik sonikasi

    • D. 

      Memisahkan fragmen kromosm berukuran sekitar 1.6–2.0 kb dengan teknik elektrofoesis

    • E. 

      Mengklon fragmen-fragmen DNA ke vektor plasmid.

  • 6. 
    Pernyataan yang TIDAK BENAR tentang pendekatan “shotgun” terkait penyambungan sekuens (sequence assembly)TIP BELAJAR: Pelajari kelemahan dan kelibihan strategi shotgun
    • A. 

      Sekuens master dapat diperoleh langsung

    • B. 

      Tidak memerlukan informasi peta genetik

    • C. 

      Tidak memerlukan informasi peta genetik

    • D. 

      Tidak perlu dilakukan kloning fragmen DNA

    • E. 

      Memerlukan data eksperimen sekuensing individual

  • 7. 
    Metode sekuensing “terminasi rantai” dapat dikembangkan menjadi metode sekuensing DNA “otomatis” (automated DNA sequencing) atau disebut juga “sekuensing siklus termal” disebabkan adanya:TIP BELAJAR: Berusaha untuk bisa merinci komponen reaksi metode sekuensing DNA “otomatis” dan menyebutkan fungsi masing-masing
    • A. 

      Enzim restriksi

    • B. 

      Mesin sekuensing otomatis

    • C. 

      Teknik elektroforesis gel akrilamid

    • D. 

      DNA polimerase termostabil

    • E. 

      Teknik elektroforesis gel agarosa

  • 8. 
    Metode sekuensing yang menggunakan PCR untuk mendapatkan polinukleotida “chain-terminated” yaitu:TIP BELAJAR: Berusaha mengerti tahap-tahap metode sekuensing ini
    • A. 

      Degradasi kimiawi

    • B. 

      Terminasi rantai

    • C. 

      Siklus termal

    • D. 

      Terminasi rantai dan siklus termal

    • E. 

      Siklus termal dan degradasi kimiawi

  • 9. 
    Pada metode sekuensing DNA "terminasi rantai", komponen reaksi di bawah ini diperlukan untuk menghentikan reaksi pemanjangan rantai DNA:TIP BELAJAR: Berusaha untuk bisa merinci komponen reaksi dan menyebutkan fungsi masing-masing
    • A. 

      NTPs

    • B. 

      DNTPs

    • C. 

      DdNTPs

    • D. 

      Primer

    • E. 

      DNA polimerase

  • 10. 
    Kelebihan metode sekuensing termal dibandingkan metode sekuensing terminasi rantai:1) tidak memerlukan DNA untai ganda sebagai materi awal2) tidak memerlukan DNA untai tunggal sebagai materi awal3) memerlukan DNA templat dalam jumlah banyak 4) memerlukan DNA tempat dalam jumlah sedikit
    • A. 

      Jika 1, 2, dan 3 benar

    • B. 

      Jika 1 dan 3 benar

    • C. 

      Jika 2 dan 4 benar

    • D. 

      Jika hanya 4 yang benar

    • E. 

      Jika semua salah atau semua benar

  • 11. 
    Dideoksinukleotida tidak dapat ditambahkan pada polinukleotida SEBAB Dideoksinukleotida tidak mengandung gugus karboksil pada karbon-3-nya
    • A. 

      Pernyataan dan alasan benar, keduanya ada hubungan sebab akibat

    • B. 

      Pernyataan dan alasan benar, keduanya tidak ada hubungan sebab akibat

    • C. 

      Pernyataan benar dan alasan salah

    • D. 

      Pernyataan salah dan alasan benar

    • E. 

      Pernyataan dan alasan salah

  • 12. 
    Sekuensing siklus termal dilakukan dengan cara yang sedikit berbeda dengan PCR, karena sekuensing siklus termal dilakukan menggunakan:1) satu primer 2) dua primer 3) selain dNTP juga menggunakan ddNTP 4) selain NTP juga menggunakan dNTP
    • A. 

      Jika 1, 2, dan 3 benar

    • B. 

      Jika 1 dan 3 benar

    • C. 

      Jika 2 dan 4 benar

    • D. 

      Jika hanya 4 yang benar

    • E. 

      Jika semua salah atau semua benar

  • 13. 
    Metode sekuensing "siklus termal" lebih menguntung dibanding metode sekuensing "terminasi rantai" karena metode sekuensing "siklus termal":
    • A. 

      Menggunakan DNA untai ganda sebagai materi awal dalam jumlah relatif sedikit

    • B. 

      Memerlukan kloning DNA untuk mendapatkan materi awal

    • C. 

      Tidak memerlukan dNTP

    • D. 

      Tidak memerlukan DNA termostabil

    • E. 

      Tidak memerlukan ddNTP