Latihan Soal Ulangan Harian Kelas VIII

20 Pertanyaan | Total Attempts: 372

SettingsSettingsSettings
Please wait...
Latihan Soal Ulangan Harian Kelas VIII

Pilihlah Jawaban yang benar


Questions and Answers
  • 1. 
    Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal berikut: Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru. Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain. (Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat). Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir) Guru : Bisa saja istri kamu, Ut. Suasana yang tergambar pada drama tersebut adalah ...
    • A. 

      Santai

    • B. 

      Tegang

    • C. 

      Haru

    • D. 

      Seram

  • 2. 
    Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal berikut: Masut : Guru, terima kasih atas ilmu yang guru berikan kepadaku. Apalah artinya diriku andai tidak ada guru. Guru : Masut, Masut! Kamu harus tahu, meskipun kita mempunyai ilmu hanya sedikit, namun tetap harus diberikan kepada orang lain. (Istri Masut masuk ke ruangan membawa teh hangat). Istri Masut : Lebih baik kalau ngobrolnya, sambil minum teh hangat (menyodorkan cangkir) Guru : Bisa saja istri kamu, Ut. Latar tempat kutipan drama tersebut adalah ....
    • A. 

      Rumah guru

    • B. 

      Rumah masud

    • C. 

      Ruang kerja

    • D. 

      Ruang kelas

  • 3. 
    Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal nomor di bawahnya! Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk) Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup). Brilian : Periksa kantongnya!! Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong) Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot) Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95). Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan! Timmy : Siap, bos! Suasana kutipan drama tersebut adalah ...
    • A. 

      Haru

    • B. 

      Sedih

    • C. 

      Tegang

    • D. 

      Seram

  • 4. 
    Bacalah kutipan drama berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal nomor di bawahnya! Brilian : Sekarang serahkan hp kalian, kami akan minta uang tebusan!!! (mendorong Dimi masuk) Dimi : Ka …ka ... kami tidak bawa hp (gugup). Brilian : Periksa kantongnya!! Timmy : Siap, bos. (memeriksa kantong) Markus: Ada gak? Ini tempat apa? (matanya melotot) Timmy : Ruang menyimpan perkakas bekas (sambil meraba kantong si anak). Ini bos, hpnya (mengeluarkan hp N.95). Markus : Tanyakan nomor hp orang tuanya! Hubungi untuk minta tebusan! Timmy : Siap, bos! Latar kutipan tersebut adalah ...
    • A. 

      Gudang

    • B. 

      Kamar

    • C. 

      Garasi

    • D. 

      Rumah

  • 5. 
    Inu : “Tenang, Jati. Tidak ada apa-apa ! Jati : “Enak saja! Senang ya dapat membuat orang lain menangis. Inu : “Jati, apakah setiap tangis itu duka? Jati : “Tetapi, dia jelas tampak menderita! Inu : “Tampak menderita tidak sama dengan nyata-nyata menderita, kan? Dikutip dari: Tangis, P. Harianto Suasana yang tergambar dalam cuplikan drama tersebut adalah…
    • A. 

      Ketakutan

    • B. 

      Kekhawatiran

    • C. 

      Kemarahan

    • D. 

      Kejengkelan

  • 6. 
    Indikator Soal : Disajikan sebuah kutipan novel, siswa dapat menentukan bukti nilai agama dalam kutipan novel tersebut. Soal : Bacalah kutipan novel berikut dengan saksama kemudian kerjakan dua soal di bawahnya! (1) Teman-teman Fajar bersorak gembira. (2) Daffa terkulai lemas karena layang-layangnya putus. (3) Senja pun tiba. (4) Ketika terdengar suara adzan, anak-anak mulai membubarkan diri untuk pergi ke masjid. (5) Berita kemenangan Fajar atas Daffa semakin menambah keyakinan anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik Fajar memang sakti. (6) Fajar menjadi semakin tinggi hati. Bukti nilai agama terdapat pada kalimat bertanda nomor ....
    • A. 

      (1)

    • B. 

      (3)

    • C. 

      (4)

    • D. 

      (6)

  • 7. 
    Bacalah kutipan novel berikut dengan saksama! (1) Layang-layang Adi tiba-tiba menukik dari atas menyambar layang-layang Badu. (2) Akibatnya, ada bagian kertas layang-layang Badu yang robek. (3) Dan... ketika diadu kembali, layangan Badu pun putus. (4) Badu memandang layang-layangnya seolah-olah tidak percaya. (5) Perasaan sedih dan malu menjadi satu. (6) Akhirnya Badu mengakui kekalahannya. Bukti nilai moral terdapat pada kalimat bernomor ...
    • A. 

      ( 3)

    • B. 

      (4)

    • C. 

      (5)

    • D. 

      (6)

  • 8. 
    Perkataan itu terdengar oleh sekalian isi kantor. Semua pesuruh berdiri dari bangku kedudukannya, memandang Kosim tenang-tenang. Warna muka orang muda itumerah padam, matanya bersinar-sinar. Bukan main marahnya karena ia dihinakan. Ia pun berkata dengan gagap, “Saya bu…bukan bujang, juragan.” “Aku kepalamu, tuanmu, tahu? Kepadaku engkau minta izin jika hendak ke mana-mana dari kantor ini.” “Keras kepala, bin… engkau! Ini manteri kabupaten, Manteri Surya, mengerti? Awas…” Kosim gemetar, kedua bibirnya bertaut dan matanya terbelalak berapi-api. Ia melangkah menuju meja manteri dan membulatkan tinjunya. Seketika itu juga tangannya dipegang oleh Suminta cepat-cepat lalu ia ditariknya keluar. “Sudah Juragan Kosim,” katanya perlahan-lahan. Pergilah, ah…mana gelas itu Juragan Manteri? Saya cuci, saya beli kopi sekali?” Surya terdiam diri, dagunya gemelutuk karena berang. Sejurus antaranya ia pun memegang pena seakan-akan hendak bekerja. Akan tetapi, tak dapat, hatinya masih berang. Nilai tradisi dalam kutipan novel tersebut adalah…
    • A. 

      Siapapun harus meminta izin bila meninggalkan ruang kerja.

    • B. 

      Seorang anak buah tidak harus hormat danpatuh kepada atasan.

    • C. 

      Seorang atasan harus berani dan sering menegur bawahannya.

    • D. 

      Menentang perintah atasan apabila tidak berkenan di hati.

  • 9. 
    Bacalah dengan saksama! Di Kantor Pos Oleh: Muhammad Ali “Tadi agaknya telah terjadi suatu kekeliruan ketika Nona membayarkan uang pos wesel kepada saya, sebab ….” “Mana bisa keliru?” si pegawai menyela dengan cepat. “Seharusnya saya terima tiga ratus rupiah, bukan? Kalau tak salah, sekian itulah angka yang tertulis dalam pos wesel saya.” “Coba saya liat dulu, Saya masih ingat nomor pos wesel Saudara.” Si pegawai lalu memeriksa salah satu lajur dalam daftar yang terkembang di hadapannya, kemudian katanya,”Nah ini, wesel nomor satu empat tujuh dengan tanda C. Jumlah uang:tiga ratus rupiah. Apa yang keliru? Bukankah tadi Saudara terima dari saya tiga ratus rupiah?” “Tidak,”jawab laki-laki itu.” Nona tadi memberikan kepada saya bukan tiga lembar kertas ratusan, tapi empat lembar. Jadi, empat ratus rupiah yang saya terima tadi.” “Oh,, kalau begitu saya keliru. Benar-benar keliru,” kata si pegawai akhirnya dengan kemalu-maluan.”Maklum banyak kerja. Lagi pula lembaran-lembaran uang itu masih baru hingga mudah saja terlengket karenanya. Jadi, Saudara mau kembalikan uang yang seratus rupiah kepada saya, sekarang?” “Betul, Saya akan mengembalikannya kepada Nyonya ….” “Nona!” sela si pegawai cepat. Nilai Moral yang terdapat pada kutipan cerpen tersebut adalah …
    • A. 

      Lebih baik mengaku salah daripada berbohong.

    • B. 

      Kita harus bersikap jujur.

    • C. 

      Berhati-hatilah dalam bertindak.

    • D. 

      Kekeliruan merupakan hal yang wajar.

  • 10. 
    Astaga, siapa orang-orang ini? Tampang mereka seperti orang-orang kriminal. Namun, hak mereka sama dengan semua penumpang yang masuk taksiku. Aku tak perlu tahu urusan mereka. Barangkali juga tidak berhak tahu. Meskipun banyak juga yang aku tahu sebagai sopir taksi. Nilai moral yang terdapat dalam kutipan novel tersebut adalah . . . .
    • A. 

      Kehati-hatian seseorang terhadap keadaan sekelilingnya.

    • B. 

      Ketakutan yang timbul akibat pengalaman masa lalu.

    • C. 

      Jangan berprasangka buruk hanya karena melihat penampilannya.

    • D. 

      Ketidakpercayaan terhadap orang-orang di sekitarnya.

  • 11. 
    Pengelola Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memperkirakan sebanyak 400 ribu pengunjung hadir menjelang Tahun Baru 2009. Perkiraan ini dirasa tidak berlebihan mengingat membludaknya pengunjung pada tahun lalu. Sebagai daya tarik pengunjung, pengelola menyiapkan berbagai acara hiburan dengan tema "Pesta Rakyat", di antaranya pesta kembang api. Gagasan utama paragraf tersebut adalah ...
    • A. 

      Pesta kembang api di TMII

    • B. 

      Membludaknya pengunjung TMII

    • C. 

      Perkiraan jumlah pengunjung TMII

    • D. 

      Daya tarik pengelola TMII

  • 12. 
    Di bangunan Taman Kupu kita dapat menikmati panorama kupu-kupu. Bangunan ini terletak di samping gedung Museum Serangga. Di sini pengunjung dapat melihat secara langsung berbagai jenis kupu-kupu. Bahkan, di sini juga ada penangkaran, tempat berlangsungnya metamorfosis kupu-kupu. Gagasan utama paragraf tersebut adalah .…
    • A. 

      Panorama kupu-kupu

    • B. 

      Bangunan Taman Kupu

    • C. 

      Berbagai jenis kupu-kupu

    • D. 

      Tempat metamorfosis kupu-kupu

  • 13. 
    Setiap orang, baik muda ataupun tua, tertarik pada kegiatan-kegiatan yang menarik. Umumnya, kegiatan menarik merupakan kegiatan yang menggembirakan, menyenangkan, dan mengasyikkan. Kegiatan menarik dapat berupa permainan, setengah permainan, setengah pekerjaan, atau sepenuhnya pekerjaan, misalnya bermain sepak bola, bermain, sandiwara, memelihara burung perkutut, dan beternak ayam petelur. Gagasan utama paragraf di atas adalah . . . .
    • A. 

      Setiap orang tertarik pada kegiatan-kegiatan yang menarik.

    • B. 

      Kegiatan menarik merupakan kegiatan yang menggembirakan.

    • C. 

      Kegiatan menarik merupakan kegiatan yang mengasyikkan.

    • D. 

      Kegiatan menarik dapat berupa permainan, setengah permainan, setengah pekerjaan, atau sepenuhnya pekerjaan.

  • 14. 
    Pengelola restoran Tanjung Puri, Suriansyah, mengatakan, sepinya pengunjung ke obyek wisata itu disebabkan lokasinya yang cukup jauh dari kota Tanjung. Akibatnya warga Tanjung malas ke sana kalau hanya sekadar makan atau jalan-jalan. Di satu sisi memang daya tarik yang ditawarkan juga hanya pemandangan hutan dan danau, tidak ada fasilitas lainnya. BPost, 12 September 2004 Gagasan pokok paragraf di atas adalah . . . .
    • A. 

      Pengelola Tanjung Puri adalah Suriansyah

    • B. 

      Sebab-sebab mengapa Tanjung Puri sepi pengunjung

    • C. 

      Lokasi Tanjung Puri jauh dari kota

    • D. 

      Tanjung Puri hanya menawarkan fasilitas pemandangan hutan dan danau

  • 15. 
    Kereta Api Kahuripan dari Bandung ke Kediri anjlok di Desa Kaligunting Saradan, Madiun, Jawa Timur. Kecelakaan diduga disebabkan terlepasnya engsel dan as kereta sehingga roda kereta keluar jalur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Mungkin karena kereta hanya diisi sekitar 50 penumpang. Saat ditemui di lokasi kejadian, Kepala Humas PT. Kereta Api Daerah Operasi VII Madiun Wahyu Kartono menuturkan, penyebab pasti kecelakaan ada beberapa kemungkinan, antara lain faktor sarana kereta, prasarana rel, dan faktor teknis lainnya. Ide pokok paragraf di atas adalah . . . .
    • A. 

      Masyarakat harus hati-hati jika menggunakan jasa kereta api

    • B. 

      Faktor kesalahan manusia juga harus diselidiki

    • C. 

      Anjloknya KA Kahuripan di Desa Kaligunting Saradan.

    • D. 

      Sebaiknya pemerintah menyelidiki penyebab pasti kecelakaan

  • 16. 
    Pertandingan persija dan persib berakhir Seri. Hal itu membuat para pendukungnya Kecewa. Para pendukung menginginkan idolanya menjadi pemenang Dalam pertandingan tersebut. Perbaikan penggunaan huruf kapital pada paragraf tersebut adalah....
    • A. 

      Persija, Persib, Hal, Kecewa, Dalam

    • B. 

      Persija, seri, kecewa, para, dalam

    • C. 

      Persib, Seri, Kecewa, Hal, Dalam

    • D. 

      Persija, Persib, seri, kecewa, dalam

  • 17. 
    Langkah terakhir membuat taman adalah menempatkan tanam-tanaman yang kita sediakan sesuai dengan sketsa yang dibuatnya tanam-tanaman hendaknya tidak dalam ukuran yang serupa dan warna senada usahakan membuat komposisi yang nyaman dipandang baik bentuk maupun warnanya terakhir letakkan jembatan rumah gubuk boneka atau kaca sebagai danau tiruan. Kata-kata pada paragrap tersebut yang seharusnya diawali huruf kapital adalah ….
    • A. 

      . Langkah, tanam-tanaman, usahakan, terakhir

    • B. 

      Langkah, hendaknya, usahakan, terakhir

    • C. 

      Langkah, sesuai, usahakan, terakhir

    • D. 

      Langkah, usahakan, terakhir, danau

  • 18. 
    3. Deretan kata berikut yang ditulis dengan ejaan yang benar adalah . . . .
    • A. 

      Jeruk Bali, Pulau Kalimantan, gadis Sunda

    • B. 

      Jeruk Bali, pulau Kalimantan, gadis sunda

    • C. 

      Jeruk bali, Pulau Kalimantan, gadis Sunda

    • D. 

      Jeruk bali, pulau Kalimantan, gadis Sunda

  • 19. 
    Kalimat berikut yang ditulis dengan ejaan yang benar adalah . . . .
    • A. 

      Ayah mampu menyeberangi ke selat Sunda, dengan perahu tentunya.

    • B. 

      Sehari berlayar, dua Laut telah terlampaui

    • C. 

      Dari Sabang sampai Merauke, berjajar Pulau-pulau

    • D. 

      Pelaut itu telah menyeberangi satu laut dan satu pulau

  • 20. 
    (1) Para hadirin semua yang sangat terhormat kami ucapkan terima kasih atas partisipasi yang telah diberikan. (2) Semoga amal budi para ibu/bapak mendapat imbalan dari Tuhan. Agar kalimat (1) menjadi kalimat efektif, kata yang harus dihilangkan adalah....
    • A. 

      Hadirin, sangat, dan yang

    • B. 

      Para, semua, dan sangat

    • C. 

      Hadirin, yang, dan sangat

    • D. 

      Para, sangat, dan terhormat

Back to Top Back to top