Soal Revolusi Mental Balai Diklat Keagaman Denpasar Ak. II

30 Questions | Total Attempts: 50

SettingsSettingsSettings
Please wait...
Soal Revolusi Mental Balai Diklat Keagaman Denpasar Ak. II

.


Questions and Answers
  • 1. 
    Mengubah cara pandang, pikir, sikap dan perilaku dan cara kerja yang berorientasi pada kemajuan dan komodernan sehingga Indonesia menjadi bangsa besar dan mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia adalah merupakan bagian dari:
    • A. 

      Tujuan dari revolusi mental

    • B. 

      Indikator keberhasilan revolusi mental

    • C. 

      Prinsip melaksanakan revolusi mental

    • D. 

      Upaya revolusi mental

  • 2. 
    Gerakan revolusi mental bukan proyek, tetapi gerakan sosial, ada tekad politik untuk menjamin kesungguhan pemerintah, harus bersifat lintas sektoral, tidak boleh diserahkan pada kementerian tertentu, pernyataan ini adalah merupakan bagian dari :
    • A. 

      Tujuan dari revolusi mental

    • B. 

      Indikator keberhasilan revolusi mental

    • C. 

      Prinsip melaksanakan revolusi mental

    • D. 

      Upaya revolusi mental

  • 3. 
    Kepuasan warga terhadap pelayanan publik meningkat, standar pelayanan publik meningkat, kualitas produk dan konsumsi meningkat, pernyataan ini merupakan bagian dari :
    • A. 

      Tujuan dari revolusi mental

    • B. 

      Indikator keberhasilan revolusi mental

    • C. 

      Prinsip melaksanakan revolusi mental

    • D. 

      Upaya revolusi mental

  • 4. 
     Mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi, dan berkepribadian yang kuat melalui pembentukan manusia Indonesia baru yang kuat melalui pembentukan nilai-nilai integritas, kerja keras dan semangat gotong royong, adalah merupakan  salah satu :
    • A. 

      Tujuan revolusi mental

    • B. 

      Prinsip revolusi mental

    • C. 

      Ruang lingkup revolusi mental

    • D. 

      Sasaran revolusi mental

  • 5. 
    Kesesuaian antara apa yang dikatakan dengan apa yang diperbuat, berkata dan berlaku jujur, dapat dipercaya, berpegang teguh dengan prinsip-prinsip kebenaran dan etika. Maka orang tersebut  sudah memiliki :
    • A. 

      Integritas

    • B. 

      Etos kerja

    • C. 

      Kreatifitas

    • D. 

      Inovasi

  • 6. 
    Sikap yang berorientasi pada hasil terbaik, semangat  tinggi dalam bersaing, optimis dan selalu mencari cara-cara yang produktif dan inovatif, maka orang tersebut memilki budaya kerja :
    • A. 

      Integritas

    • B. 

      Etos kerja

    • C. 

      Kreatifitas

    • D. 

      Inovasi

  • 7. 
     Sebuah keyakinan mengenai pentingnya melakukan kegiatan secara bersama-sama dan bersifat sukarela supaya kegiatan yang dilakukan dapat berjalan cepat, efektif, dan efisien. Adalah merupakan prinsip :
    • A. 

      Etos Kerja

    • B. 

      Kerja keras

    • C. 

      Gotong royong

    • D. 

      Kerjasama

  • 8. 
    Peningkatan kepatuhan dan penegakan hukum serta reformasi lembaga peradilan dan perkuatan kelembagaan politik dan reformasi birokrasi pemerintahan adalah ruang lingkup revolusi mental dalam hal :
    • A. 

      Kedaulatan politik

    • B. 

      Kepribadian dalam kebudayaan

    • C. 

      Kemandirian ekonomi

    • D. 

      Kepastian hukum

  • 9. 
    Pembangunan pendidikan yang berkualitas dan kebudayaan yang memacu daya cipta dan inovasi, pemanfaatan modal sosial dan modal budaya, pengembangan kepribadian dan peneguhan jati diri bangsa serta peningkatan peran lembaga sosial, agama, keluarga dan media publik adalah ruang lingkup revolusi mental dalam hal :
    • A. 

      Kedaulatan politik

    • B. 

      Kepribadian dalam kebudayaan

    • C. 

      Kemandirian ekonomi

    • D. 

      Kepastian hukum

  • 10. 
    Pemberdayaan pelaku usaha kecil menengah, ekonomi dan industri kreatif, ekonomi rakyat dan ekonomi subsistem, dengan meningkatkan pemerataan peluang dalam pengembangan ekonomi dan distribusi aset-aset produktif yang adil adalah ruang lingkup revolusi mental dlam hal :
    • A. 

      Kedaulatan politik

    • B. 

      Kepribadian dalam kebudayaan

    • C. 

      Kemandirian ekonomi

    • D. 

      Kepastian hukum

  • 11. 
    Pancasila berperan sebagai landasan dan dasar bagi pelaksanaan pemerintahan, membentukan peraturan, dan mengatur penyelenggaraan negara, maka Pancasila adalah sebagai :
    • A. 

      Dasar Negara

    • B. 

      Jati diri bangsa

    • C. 

        Idiologi terbuka

    • D. 

      Jiwa bangsa

  • 12. 
    Nilai-nilai dasar Pancasila itu dapat dikembangkan sesuai dengan dinamika kehidupan bangsa Indonesia dan tuntutan perkembangan zaman secara kreatif dengan memperhatikan tingkat kebutuhan dan perkembangan masyarakat Indonesia sendiri. Maka Pancasila sebagai :
    • A. 

      Idiologi terbuka

    • B. 

      Jiwa bangsa

    • C. 

      Dasar Negara

    • D. 

      Falsafah bangsa

  • 13. 
    Sikap dan perilaku individu dan kelompok yang didasari atas nilai-nilai yang diyakini kebenarannya dan telah menjadi sifat serta kebiasaan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan sehari-hari disebut :
    • A. 

      Budaya Kerja

    • B. 

      Budaya organisasi

    • C. 

      Prinsip kerja

    • D. 

      Prinsip pelayanan

  • 14. 
     Bertekad dan berkemauan untuk berbuat baik dan benar, berfikiran positif, arif dan bijaksana dalam melaksanakan tugas dan fungsi, mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menolak korupsi, suap atau gratifikasi adalah salah satu nilai budaya kerja Kementerian Agama yang disebut :
    • A. 

      Integritas

    • B. 

      Inovasi

    • C. 

      Profesionalitas

    • D. 

      Tanggung jawab

  • 15. 
    Bekerja secara disiplin, kompeten dan tepat waktu dengan hasil terbaik, indikasinya melakukan pekerjaan sesuai kompetensi jabatan, disiplin dan sungguh-sungguh dalam bekerja , adalah nilai-nilai yang  terkandung dalam budaya kerja Kementerian Agama yang disebut :
    • A. 

      Keteladanan

    • B. 

      Inovasi

    • C. 

      Integritas

    • D. 

      Profesionalitas

  • 16. 
     Selalu melakukan penyempurnaan dan perbaikan berkala dan berkelanjutan, bersikap terbuka dalam menerima ide-ide baru yang konstruktif, meningkatkan kompetensi dan kapasitas pribadi, adalah nilai-nilai yang terkandung dalam budaya kerja Kementerian Agama yang disebut :
    • A. 

      Keteladanan

    • B. 

      Inovasi

    • C. 

      Integritas

    • D. 

      Profesionalitas

  • 17. 
    Pelayanan dalam segala bentuk  kreasi dan manifestasinya, yang berprinsip bahwa pada hakikatnya pelanggan itu tidak membeli produk, tetapi mereka membeli pelayanan.  Maka pelayanan ini disebut :
    • A. 

      Pelayanan prima

    • B. 

      Pelayanan dengan sepenuh hati

    • C. 

      Budaya pelayanan prima

    • D. 

         Sikap pelayanan prima

  • 18. 
     Melakukan kegiatan pelayanan sebagai suatu hal yang membanggakan dengan nilai luhur yang dijunjung tinggi yang dibentuk oleh sikap karyawan dan manajemen instansi/organisasi disebut :
    • A. 

      Pelayanan prima

    • B. 

      Pelayanan dengan sepenuh hati

    • C. 

      Budaya pelayanan prima

    • D. 

         Sikap pelayanan prima

  • 19. 
    Pelayanan yang memuaskan pelanggan adalah tidak adanya keluhan dari pelanggan, maka pelayanan ini disebut
    • A. 

      Pelayanan prima

    • B. 

      Pelayanan dengan sepenuh hati

    • C. 

      Budaya pelayanan prima

    • D. 

      Sikap pelayanan prima

  • 20. 
    Mengembangkan budaya kerja akan memberi manfaat baik bagi pegawai maupun organisasi, manfaat budaya kerja bagi pegawai antara lain, kecuali :
    • A. 

      Memberikan kesempatan untuk berperan

    • B. 

      Berprestasi

    • C. 

      Aktualisasi diri

    • D. 

      Mendapatkan gaji

  • 21. 
    Ciri kepemimpinan yang melayani adalah :
    • A. 

      Bekerja melalui pendekatan holistik

    • B. 

      Bekerja melalui pendekatan keluarga

    • C. 

      Tidak memiliki kepedulian kepada bawahan

    • D. 

      Mengambil keputusan sendiri

  • 22. 
    Kepribadian dikategorikan tidak sehat jika ditunjukkan oleh tanda-tanda sebagai berikut, kecuali :
    • A. 

      Sering menunjukkan kekhawatiran dan kecemasan berlebihan

    • B. 

      Bersikap kejam dan senang mengganggu orang lain atau binatang

    • C. 

      Optimis dalam dalam menghadapi kehidupan

    • D. 

      Kebiasaan berbohong, tidak jujur

  • 23. 
    Proses koneksi yang kuat di tingkat pikiran bawah sadar , karena adanya “kesamaan” disebut :
    • A. 

      Trust

    • B. 

      Pacing

    • C. 

      Rappot

    • D. 

      Leading

  • 24. 
    Cara berupaya melakukan langkah “memirip-miripkan” diri kita dengan lawan komunikasi kita atau menyelaraskan diri dengan dunia lawan komunikasi kita disebut :
    • A. 

      Trust

    • B. 

      Pacing

    • C. 

      Rapport

    • D. 

      Leading

  • 25. 
     Agar kita  menjadi bisa mempengaruhi, orang setuju dengan pendapat kita, mengikuti perintah kita atau sebagai subyek yang mengarahkan, maka proses ini disebut :
    • A. 

      Trust

    • B. 

      Pacing

    • C. 

      Rapport

    • D. 

      Leading

Back to Top Back to top