Latihan Tcif OSI Dan Line Coding

26 Questions | Total Attempts: 199

SettingsSettingsSettings
Latihan Tcif  OSI Dan Line Coding - Quiz

Persiapan Sertifikasi TCIF


Questions and Answers
  • 1. 
    Jelaskan proses enkapsulasi mulai data stream dari aplikasi dengan menjelaskan permintaan layanan dari lapisan atas ke bawahnya menggunakan port aplikasi berapa ke protocol transpor apa, dari protocol transport meminta layanan lapisan bawahnya dengan port protocol berapa, dan seterusnhya sampai data lengkap diterima di aplikasi tujuan (Minimum uraian jawaban 150 kata).
  • 2. 
    Dalam pengiriman data yang menggunakan metode stop and wait penerima dapat menghentikan beberapa saat proses pengiriman data dengan :
    • A. 

      Mengirim signal ack dengan nomor seperti yang dikirimkan sebelumnya

    • B. 

      Tidak mengirimkan ack terhadap datagram yang diterima

    • C. 

      Mengirimkan sinyal syn untuk mereset komunikasi yang berlangsung

    • D. 

      Mengakhiri komunikasi dengan mengirimkan sinyal fin

  • 3. 
    Keberhasilan proses penerimaan data digital pada lapisan fisik sangat ditentukan oleh (pilih 3 jawaban) :
    • A. 

      Delay time

    • B. 

      SNR

    • C. 

      Bandwidth

    • D. 

      Data rate

  • 4. 
    Degradasi kualitas sinyal pada sinyak analog atau bit errors pada sinyal digital disebabkan oleh transmisi impairment yang meliputi (pilih 3 jawaban) :
    • A. 

      Attenuation

    • B. 

      QoS

    • C. 

      Noise

    • D. 

      Distorsi pelebaran sinyal

  • 5. 
    Dalam komunikasi data yang distandarkan oleh OSI terdapat dua level sistem pengalamatan yaitu (pilih 2 jawaban) :
    • A. 

      Pengalamatan pada level aplikasi yang disebut nomor port aplikasi

    • B. 

      Pengalamatan setiap aplikasi yang ada pada komputer yang disebut Service Access Point (SAP)

    • C. 

      Pengalamatan setiap interface komputer yang dikenal dengan IP Address

    • D. 

      Pengalamatan pada level network yang diperlukan setiap komputer yang disebut Service Network Access Point (SNAP)

  • 6. 
    Susunan warna urat kabel UTP standard EIA/TIA 568A dari urat 1, 2 sampai 8 adalah :
    • A. 

      White-green green white-blue blue white-orange orange white-brown brown

    • B. 

      White-green green white-orange blue white-blue orange white-brown brown

    • C. 

      White-orange orange white-green green blue white-blue white-brown brown

    • D. 

      White-orange orange white-green blue white-blue green white-brown brown

  • 7. 
    Fungsi utama lapisan transport di TCP/IP adalah :
    • A. 

      Mengirimkan data melewati jalur fisik dari dalam suatu link atau segment.

    • B. 

      Mengumpulkan bit-bit data menjadi byte selanjutnya byte-byte menjadi frame

    • C. 

      Merutekan datagram dari network penerima sampai ke network tujuan

    • D. 

      Mengirimkan data dari process-to-process baik secara handal maupun tidak.

  • 8. 
    Pada protocol standard OSI fungsi lapisan Datalink adalah
    • A. 

      Mengirimkan data dalam bentuk bit-bit melewati jalur fisik dari dalam suatu link atau segment

    • B. 

      Merutekan datagram dari network penerima sampai ke network tujuan

    • C. 

      Mengirimkan data dari process-to-process baik secara handal maupun tidak.

    • D. 

      Menyatukan deretan bit-bit data menjadi byte selanjutnya byte-byte menjadi frame

  • 9. 
    Fungsi lapisan internet pada protocol TCP/IP adalah :
    • A. 

      Mengumpulkan bit-bit data menjadi byte selanjutnya byte-byte menjadi frame

    • B. 

      Merutekan datagram dari network penerima sampai ke network tujuan

    • C. 

      Mengirimkan data dari process-to-process baik secara handal maupun tidak.

    • D. 

      Mengirimkan data dalam bentuk bit-bit melewati jalur fisik dari dalam suatu link atau segment

  • 10. 
    Fungsi utama lapisan physical pada protcol OSI adalah
    • A. 

      Mengumpulkan bit-bit data menjadi byte selanjutnya byte-byte menjadi frame

    • B. 

      Mengirimkan data dari process-to-process baik secara handal maupun tidak.

    • C. 

      Mengirimkan data dalam bentuk deretan bit-bit melewati jalur fisik dari dalam suatu link atau segment

    • D. 

      Merutekan datagram dari network penerima sampai ke network tujuan

  • 11. 
    Pada komunikasi data TCP/IP, koneksi antara perangkat menggunakan E1 (PCM 2 Mbps).  Fungsi dari E1 tersebut jika dilihat dari standard OSI ada pada lapisan
    • A. 

      Physical

    • B. 

      Datalink

    • C. 

      Network

    • D. 

      Transport

  • 12. 
    Dalam signal line coding tipe atau kategori uni polar baik NRZ-L dan NRZ-i memiliki sinyal untuk digit 1 dan sinyal untuk digit 0.  Sinyal digit 1 disebut dengan :
    • A. 

      Space

    • B. 

      Mark

    • C. 

      On

    • D. 

      Off

  • 13. 
    Tugas receiver harus mampu mengartikan sinyal-sinyal yang dikirim oleh transmiter.  Agar tidak salah dalam interpretasi sinyal, receiver harus mampu mensampling tiap bit pada posisi tengah-tengah interval dan membandingkan dengan level treshold.  Untuk itu keberhasilan receiver menginterpretasikan sinyal ditentukan oleh (pilih 2 jawaban) :
    • A. 

      Memisahkan sinyal dan noise

    • B. 

      Timing setiap bit

    • C. 

      Mempu mengikuti turun-naiknya kecepatan transmiter yang berubah-ubah

    • D. 

      Mengetahui level sinyal

  • 14. 
    Tugas receiver harus mampu mengartikan sinyal-sinyal yang dikirim oleh transmiter.  Agar tidak salah dalam interpretasi sinyal, receiver harus mampu mensampling tiap bit pada posisi tengah-tengah interval dan membandingkan dengan level treshold.  Faktor yang mempengaruhi keberhasilan receiver menginterpretasikan sinyal adalah (pilih 3 jawaban) :
    • A. 

      Data rate

    • B. 

      Signal to noise ratio

    • C. 

      Jarak link dari node ke node

    • D. 

      Bandwidth

  • 15. 
    Signal line coding yang menggunakan kompenen DC yang sangat terbatas dan lemah dalam sinkronisasi antara transmitter dan receiver adalah (pilih dua jawaban):
    • A. 

      Bipolar-AMI

    • B. 

      NRZ-L

    • C. 

      Pseudoternary

    • D. 

      NRZ-I

  • 16. 
    Dalam signal line coding manchester dan differential manchester sangat mahal karena teknologinya lebih rumit dibandingkan teknik signal line coding lainnya, sehingga pilihannya adalah melakukan perbaikan signal line coding terntu dengan cara scrambling yang hasilnya adalah  signal line coding (pilih 2 jawaban)  :
    • A. 

      HDB3

    • B. 

      H8ZS

    • C. 

      NRZ-L

    • D. 

      NRZ-I

  • 17. 
    Regestered port adalah alokasi port aplikasi yang disediakan untuk port :
    • A. 

      Aplikasi-aplikasi yang ada pada server yang ada di jaringan public / internet.

    • B. 

      Aplikasi-aplikasi para vendor yang ingin yang didaftrakan ke IANA

    • C. 

      Aplikasi-aplikasi yang ada pada client

    • D. 

      Aplikasi-aplikasi yang digunakan pada server di Intranet

  • 18. 
    Well-known port adalah nomor-nomor port yang digunakan untuk :
    • A. 

      Aplikasi-aplikasi yang ada pada server yang ada di jaringan public / internet.

    • B. 

      Aplikasi-aplikasi para vendor yang ingin yang didaftrakan ke IANA

    • C. 

      Aplikasi-aplikasi yang ada pada client

    • D. 

      Aplikasi-aplikasi yang digunakan pada server di Intranet

  • 19. 
    Nomor port aplikasi yang merupakan source port pada PC client memiliki range :
    • A. 

      1024 sampai dengan 65.535

    • B. 

      1 sampai dengan 1023

    • C. 

      49.151 sampai dengan 65.535

    • D. 

      1024 sampai dengan 49.151

  • 20. 
    Nomor port aplikaasi yang digunakan server atau Host adalah
    • A. 

      1024 sampai dengan 65.535

    • B. 

      1 sampai dengan 1023

    • C. 

      49.151 sampai dengan 65.535

    • D. 

      1024 sampai dengan 49.151

  • 21. 
    Aplikasi yang mengisialisasi suatu koneksi menggunakan nomor port aplikasi  dengan range :
    • A. 

      1 sampai dengan 1023

    • B. 

      49.151 sampai dengan 65.535

    • C. 

      1024 sampai dengan 49.151

    • D. 

      1024 sampai dengan 65.535

  • 22. 
    Dalam sambungan silang atau cross-over pada kabel UTP dan konektor RJ45 sesuai dengan standard EIA/TIA adalah jika koneksi tersebut :
    • A. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568A dan ujung ke-2 standard 568A

    • B. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568A dan ujung ke-2 standard 568B

    • C. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568B dan ujung ke-2 standard 568B

    • D. 

      Jika ujung ke-1 dengan ujung ke-2 terkoneksi dengan susunan 1 ke 8, 2 ke 7, 3 ke 6, 4 ke 5, 5 ke 4, 6 ke 3, 7 ke 2 dan 8 ke 1

  • 23. 
    Dalam sambungan roll-over pada kabel UTP dan konektor RJ45 memiliki koneksi sbb. :
    • A. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568A dan ujung ke-2 standard 568A

    • B. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568A dan ujung ke-2 standard 568B

    • C. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568B dan ujung ke-2 standard 568B

    • D. 

      Jika ujung ke-1 dengan ujung ke-2 terkoneksi dengan susunan 1 ke 8, 2 ke 7, 3 ke 6, 4 ke 5, 5 ke 4, 6 ke 3, 7 ke 2 dan 8 ke 1

  • 24. 
    Dalam sambungan lurus atau straigh-through pada kabel UTP dan konektor RJ45 sesuai dengan standard EIA/TIA adalah jika koneksi tersebut :
    • A. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568A dan ujung ke-2 standard 568A

    • B. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568A dan ujung ke-2 standard 568B

    • C. 

      Ujung ke-1 menggunakan Standard 568B dan ujung ke-2 standard 568A

    • D. 

      Jika ujung ke-1 dengan ujung ke-2 terkoneksi dengan susunan 1 ke 8, 2 ke 7, 3 ke 6, 4 ke 5, 5 ke 4, 6 ke 3, 7 ke 2 dan 8 ke 1

  • 25. 
    Koneksi point-to-point antara dua perangkat berikut ini menggunakan kabel tipe sambungan silang atau cross-over adalah :
    • A. 

      PC dengan Host

    • B. 

      Hub dengan PC

    • C. 

      Switch dengan Host

    • D. 

      Hub dengan Switch

Back to Top Back to top