We have sent an email with your new password.

Close this window

Tugas Mandiri - Bhs Indonesia - paket 1

10 Pertanyaan  I  By Sdn2sajira
Tugas Mandiri - Bhs Indonesia - paket 1

  
Changes are done, please start the quiz.


Question Excerpt

Removing question excerpt is a premium feature

Upgrade and get a lot more done!
1.  Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 1−5! Bakat menulis Sony sudah muncul sejak usia 8 tahun. Kemahirannya tersebut bisa jadi merupakan warisan dari ayahnya. Ayahnya memang terkenal sebagai seorang penulis yang karya-karyanya sangat digemari orang. Banyak orang mengatakan bahwa ayahnya adalah seorang penulis yang hebat. Hal ini disebabkan tulisan-tulisan ayahnya dinilai mampu membahagiakan hati orang-orang yang membacanya. Kini, meskipun masih kelas VI SD, Sony sudah menerbitkan belasan novel yang dikarangnya sendiri. Selain sudah menerbitkan buku, Sony juga selalu menjadi juara dalam setiap lomba yang diikutinya. Pernah ia menjadi juara dalam lomba menulis cerita anak tingkat kota madya dan lomba menulis puisi anak tingkat provinsi Jawa Barat. Jika dihitung, jumlah piagam dan piala yang berderet di rumahnya sudah mencapai lebih dari tiga puluh buah. Semua prestasi Sony tersebut tentu saja diawali oleh perjuangan dan ketekunan. Dorongan semangat dari ayahnya memang sangat berpengaruh. Namun, prestasi Sony takkan dapat diraih tanpa adanya kemauan yang kuat dalam dirinya untuk tetap menulis. Kelak, ia berharap bisa menjadi seorang penulis terkenal seperti ayahnya. Ia pun berharap tulisan-tulisannya bisa bermanfaat bagi semua orang, khususnya anak-anak. Apa yang menjadi harapan Sony di masa depan?
1.
2.
3.
4.
2.  Bagaimana cara Sony meraih berbagai prestasi?
1.
2.
3.
4.
3.  Di tingkat mana Sony berhasil menjadi juara lomba menulis puisi anak?
1.
2.
3.
4.
4.  Mengapa karya-karya ayah Sony digemari banyak orang?
1.
2.
3.
4.
5.  Kesimpulan isi bacaan tersebut adalah …
1.
2.
3.
4.
6.  Bacalah cerita rakyat berikut untuk menjawab soal nomor 6−8!   Pada suatu pagi, beberapa anak burung berkumpul di tengah hutan sambil bergurau. Mereka adalah Burung Merak, Burung Beo, Burung Murai Batu, Burung Elang, dan Burung Gereja. Burung Merak, Burung Beo, Burung Murai Batu, dan Burung Elang memamerkan diri kepada Burung Gereja. Burung Merak memamerkan bulunya yang indah. Burung Beo memamerkan suaranya yang indah. Burung Murai Batu memamerkan kicauannya yang merdu. Burung Elang memamerkan kegagahannya. Burung Gereja sedih. Tak ada dalam dirinya yang bisa dibanggakan. Bulunya tidak indah. Suaranya juga tidak merdu. Badannya pun tidak gagah. Lalu, Burung Gereja pulang ke rumah dan bertemu dengan ibunya. Ia menceritakan kesedihannya. Ibu Burung Gereja menghibur anaknya. Suatu hari, Burung Gereja berjalan-jalan ke hutan. Ia ingin sekali menemui teman-temannya, tetapi tidak ada satu pun temannya yang terlihat. Ia lalu berjalan ke tepi hutan. Di tempat Pak Tani, Burung Gereja melihat Burung Merak, Burung Beo, Burung Murai Batu, dan Burung Elang dalam perangkap Pak Tani. Mereka bercerita hendak dijual ke kota. Burung Merak, Burung Beo, Burung Murai Batu, dan Burung Elang sedih. Mereka menyesali kesombongannya. (Dikutip dengan pengubahan dari Cermat Berbahasa, Penerbit Tiga Serangkai) Latar cerita rakyat tersebut adalah ….
1.
2.
3.
4.
7.  Watak tokoh Burung Murai Batu dalam cerita tersebut adalah ….
1.
2.
3.
4.
8.  Amanat yang dapat kita petik dari cerita tersebut adalah …
1.
2.
3.
4.
9.  Alkisah, ada sebuah kerajaan bernama Kerajaan Linggar dipimpin oleh seorang ratu,bernama Ratu Sima. Ratu Sima mempunyai tiga orang putra, semuanya laki-laki. Putrapertama dan keduanya lahir kembar, bernama Pangeran Seta dan Pangeran Seto. Keduanya putra kesayangan Ratu Sima. Sementara putra ketiganya lahir cacat. Matanya buta. Ia bernama Pangeran Rasi. Sejak kecil, Pangeran Rasi dibesarkan oleh Mbok Tumi, dayang kerajaan yang ditugaskan mengasuh Pangeran Rasi. Mereka hidup bahagia, hingga Pangeran Rasi menjadi pemuda yang baik dan santun budi pekertinya. Kemarau terus melanda Kerajaan Linggar. Seluruh rakyat sangat berharap turunnya hujan. Kerajaan Linggar kekeringan. Ada yang mengatakan, Kerajaan Linggar terkena hukuman karena keserakahan Pangeran Seta dan Pangeran Seto yang menebang pohon di hutan Randualas, yaitu hutan yang tumbuh di samping Kerajaan Linggar. Seluruh rakyat tak ada yang berani melaporkan keserakahan kedua pangeran kembar itu. Semua orang takut karena keduanya putra kesayangan ratu.  (Dikutip dari Cermat Berbahasa, Penerbit Tiga Serangkai)   Berdasarkan kutipan dongeng tersebut, perbedaan watak Pangeran Seta dan Pangeran Rasi adalah …
1.
2.
3.
4.
10.  Bacalah laporan hasil pengamatan berikut!   Objek pengamatan: Kerbau Tempat   : Di kandang kerbau Pak Sanif, Desa Mekarwangi Waktu     : Pukul 14.00−15.30 Tanggal  : 21 Januari 2006 Hasil-hasil Pengamatan Gerakan kerbau sangat lamban. Namun, hewan ini adalah pekerja yang ulet. Ia sanggup bekerja seharian penuh membajak sawah. Kerbau merupakan binatang kandang yang terbesar. Ia punya tanduk panjang dan kuku yang kuat. Namun, ia tidak galak. Ia senang bersahabat kepada seorang bocah sekalipun. Kerbau juga sangat setia kepada majikannya. Jarang sekali ia mengamuk ataupun berontak. Kerbau biasa hidup tertib. Ia pun tidak senang mengembara jauh dari kandangnya. Karena itu, para penggembalanya dapat asyik tidur-tiduran tanpa rasa takut kehilangan. (Dikutip dari Intisari Bahasa Indonesia, Penerbit Pustaka Setia)   Topik laporan hasil pengamatan tersebut adalah ….
1.
2.
3.
4.
Back to top

Removing ad is a premium feature

Upgrade and get a lot more done!
Take Another Quiz